Home Sepeda Motor Triumph Daytona 660 vs Honda CBR650R: Sport Fairing Menengah Masih Nyaman Buat...

    Triumph Daytona 660 vs Honda CBR650R: Sport Fairing Menengah Masih Nyaman Buat Touring

    Triumph Daytona 660 vs Honda CBR650R: Sport Fairing Menengah Masih Nyaman Buat Touring
    Triumph Daytona 660 vs Honda CBR650R

    RiderTua.com – Dua model yang sering dibandingkan adalah Triumph Daytona 660 dan Honda CBR650R, yang sama-sama menawarkan sensasi sport namun masih nyaman buat jarak jauh. Di segmen sport fairing kelas menengah di Eropa, pilihan semakin menarik dengan kombinasi performa tinggi dan kenyamanan harian.

    Keduanya menyasar pengendara yang ingin motor sport yang masih nyaman dipakai harian. Daytona 660 hadir dengan pendekatan lebih ringan dan modern, sementara CBR650R menawarkan performa khas mesin 4 silinder dengan rasa berkendara yang lebih halus dan premium.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    β–ΆDaftar Isi

    Triumph Daytona 660: Sport Modern dengan Mesin 3 Silinder yang Fleksibel

    Triumph, Daytona 660, Triumph Daytona 660, motor sport, sportbike, pembaruan
    Triumph Daytona 660

    Triumph Daytona 660 dibekali mesin inline 3 silinder 660cc DOHC 12-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga sekitar 95 hp pada 11.250 rpm dan torsi 69 Nm pada 8.250 rpm, dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan dan assist & slipper clutch. Mesin ini terkenal fleksibel dengan tenaga merata di seluruh putaran.

    Karakter mesinnya sangat usable, dengan tarikan kuat sejak putaran bawah hingga menengah, namun tetap bertenaga di rpm atas. Ini membuat Daytona 660 terasa responsif tanpa harus selalu digeber tinggi, cocok untuk penggunaan jalan raya maupun touring.

    Triumph, Daytona 660, Triumph Daytona 660, motor sport, sportbike, pembaruan
    Triumph Daytona 660

    Dari sisi sasis, Daytona 660 menggunakan rangka ringan dengan suspensi depan upside-down Showa dan monoshock belakang. Handling terasa lincah dan mudah dikendalikan, dengan posisi riding yang tidak terlalu ekstrem untuk ukuran motor sport fairing.

    Fitur yang ditawarkan cukup modern seperti riding mode, traction control, ABS, layar TFT dengan konektivitas, serta quickshifter. Untuk harga di Eropa, motor ini dijual sebesar 9.995 Euro atau sekitar Rp 199,9 jutaan.

    Honda CBR650R: Sport 4 Silinder dengan Karakter Halus dan Performa Tinggi

    Triumph Daytona 660 vs Honda CBR650R
    Honda CBR650R

    Honda CBR650R menggunakan mesin inline 4 silinder 649cc DOHC 16-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 93,9 hp pada 12.000 rpm dan torsi 63 Nm pada 9.500 rpm, dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan dan assist & slipper clutch.

    Karakter mesinnya sangat halus dan linear, khas mesin 4 silinder. Tenaga terasa lebih kuat di putaran atas, memberikan sensasi sporty yang lebih nendang saat digeber tinggi dibanding Daytona.

    Triumph Daytona 660 vs Honda CBR650R
    Honda CBR650R

    Dari sisi rangka, CBR650R menggunakan rangka steel diamond frame dengan suspensi depan upside-down Showa SFF-BP dan monoshock belakang. Handlingnya stabil dan presisi, terutama saat dipacu di kecepatan tinggi atau saat cornering cepat.

    Fitur juga cukup lengkap seperti Honda Selectable Torque Control (traction control), ABS, full LED lighting, serta panel instrumen layar TFT terbaru. Untuk harga di Eropa, Honda CBR650R dipasarkan di kisaran 9.500 – 10.500 Euro atau sekitar Rp 190 – 210 jutaan.

    AspekTriumph Daytona 660Honda CBR650R
    Mesin3 silinder 660cc DOHC 12-klep pendingin cairan4 silinder 649cc DOHC 16-klep pendingin cairan
    Tenaga95 hp pada 11.250 rpm93,9 hp pada 12.000 rpm
    Torsi69 Nm pada 8.250 rpm63 Nm pada 9.500 rpm
    TransmisiManual 6-percepatan, assist & slipper clutchManual 6-percepatan, assist & slipper clutch
    Karakter MesinFleksibel, kuat di putaran bawah–menengah, tetap bertenaga di atasHalus, linear, kuat di putaran atas khas 4 silinder
    RangkaRangka ringan, sportySteel diamond frame
    SuspensiUSD Showa depan, monoshock belakangUSD Showa SFF-BP depan, monoshock belakang
    HandlingLincah, mudah dikendalikan, tidak terlalu agresifStabil, presisi, kuat di kecepatan tinggi
    FiturRiding mode, traction control, ABS, TFT, konektivitas, quickshifter opsionalHSTC (traction control), ABS, full LED, TFT terbaru
    Harga9.995 Euro (sekitar Rp 199,9 jutaan)9.500 – 10.500 Euro (sekitar Rp 190 – 210 jutaan)

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini