RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis? Ada info seru nih dari meja redaksi RiderTua, satu-satunya model 0 Series yang bertahan sudah memulai uji cobanya. Meski sebenarnya pengujiannya ini dilakukan di India, modelnya akan dijual di pasar global mulai tahun depan.
0 Alpha Mulai Disiapkan Kehadirannya di Pasar Global
Seperti yang diketahui sebelumnya, Honda mengumumkan penghentian pengembangan dua model dalam 0 Series, yaitu 0 Saloon dan 0 SUV. Ini karena mereka melihat merilis banyak model BEV justru menimbulkan kerugian bagi keuangannya, sehingga mereka harus ‘mengorbankan’ dua model BEV-nya sebelum bisa dirilis. Tapi masih ada model yang bertahan, yaitu 0 Alpha, dan mereka siap menjualnya mulai tahun depan.

0 Alpha diketahui sudah memulai pengujian di jalan di India beberapa waktu lalu, meski tidak disebutkan berapa banyak model prototype yang disiapkan. Tapi ini dilakukan agar mereka melihat bagaimana mobil melalui berbagai medan jalan, entah itu jalanan aspal yang panas maupun jalan licin akibat hujan. Sebagai mobil listrik, jelas pengujian ini penting agar melihat apakah mobil beserta baterainya bisa bertahan di kondisi jalan yang ekstrem.
Nantinya 0 Alpha akan diproduksi di India, tapi modelnya tidak hanya akan dijual disana, tetapi juga di pasar global mulai tahun depan. Tentunya Indonesia ikut termasuk di dalamnya, walau belum dipastikan apakah modelnya bakal dirilis lebih dulu sebelum Super One atau tidak. Sebab Super One juga dijadwalkan akan dijual disini, tapi jadwal peluncurannya belum diumumkan untuk sekarang.

Dua BEV Terbaru
Kalau sudah begini, maka merek otomotif asal Jepang tersebut bakal menghadirkan dua model BEV terbarunya di Indonesia. Tentu ini menjadi kabar yang bagus, karena sejauh ini mereka baru menghadirkan satu model saja, yaitu e:N1, itupun modelnya tidak dijual seperti mobil lainnya karena dihadirkan sebagai mobil sewaan. Meskipun begitu, mereka sepertinya sudah tidak sabar untuk segera menjualnya disini, apalagi model seperti Super One.

Entah apakah Super One bakal dijual sebagai Brio EV atau tidak, sebab modelnya disebut bakal mengusung nama yang berbeda setelah dijual di negara tertentu.
| Kategori | Detail |
|---|---|
| Model | Honda 0 Series (Alpha Concept) |
| Filosofi | Thin, Light, and Wise (Tipis, Ringan, Bijak) |
| Platform | e-Axle terbaru, lantai rendah (ceper), kabin luas |
| Baterai | High-density, degradasi < 10% dalam 10 tahun |
| Charging | Fast charge 15% ~ 80% dalam 10–15 menit |
| ADAS | Automated Driving berbasis AI (belajar gaya berkendara) |
| Interior | Setir yoke + panoramic dashboard full layar |
| Info Lainnya | Keterangan |
|---|---|
| Segment | Flagship EV (kelas tertinggi Honda) |
| Rival | Tesla Model S, Hyundai Ioniq 6 |
| Status | Masih konsep, produksi global mulai 2026 |
| Masuk Indonesia | Estimasi akhir 2026 / awal 2027 |
| Distribusi | CBU (impor utuh) |
| Perbandingan | Di atas Honda e:N1 (kelas & harga jauh berbeda) |
| Harga | Estimasi |
|---|---|
| Global Positioning | Premium flagship EV |
| Estimasi Indonesia | Rp 1,2 M – Rp 1,6 M |








