RiderTua.com – Halo Bro-Sis pecinta otomotif, sebelumnya ada dua mobil listrik yang dihentikan pengembangannya akibat krisis keuangan yang menimpanya. Tapi ini tidak membuat model BEV lainnya terdampak, apalagi Super One yang tetap dijadwalkan untuk dirilis di sejumlah negara.
▶Daftar Isi
0 Saloon dan 0 SUV Tidak Jadi Dijual
Mobil listrik yang dijual Honda sejauh ini masih terbatas jumlahnya, dan beberapa diantaranya tidak dijual seperti mobil biasa. Seperti e:N1 di Indonesia, dimana mereka hanya menyediakannya sebagai mobil sewaan saja, dan kalaupun dijual harganya bisa tembus lebih dari Rp 1 miliar. Tapi sejauh ini modelnya sudah disambut baik di pasarnya, tapi mereka ingin menghadirkan model lainnya yang lebih beragam.

Beberapa bulan lalu, Honda sempat menampilkan lini produk elektrifikasinya, dan 0 Series menjadi sorotan karena diisi oleh tiga model dengan desain menarik. Namun baru-baru ini 0 Saloon dan 0 SUV sudah dihentikan pengembangannya setelah melihat proyeksi hasil keuangannya untuk tahun fiskal 2025. Dari proyeksi tersebut, mereka mengalami kerugian yang memaksanya untuk mengurangi pengembangan model BEV-nya.
Tentu ini berarti 0 Saloon dan 0 SUV tidak bisa dijual lagi, tapi 0 Alpha tidak termasuk di dalamnya. Begitupun dengan Super One, mobil listrik mungil yang sudah dijadwalkan untuk dihadirkan di sejumlah negara. Tak terkecuali Indonesia, dimana mereka sudah siap untuk menjualnya kapan saja, dan modelnya juga mulai diuji di jalan dan didaftarkan disini.

Fokus Jualan Mobil Hybrid
Namun dihentikannya pengembangan 0 Saloon dan SUV ini berarti mereka bisa fokus sepenuhnya pada pengembangan mobil ramah lingkungan jenis lainnya. Seperti hybrid yang menjadi mobil yang banyak dicari di pasarnya belakangan ini, termasuk model PHEV (plug-in hybrid). Mereka sudah punya berbagai model dalam line-up e:HEV, dan mereka bisa saja menerapkan teknologi ini pada model yang sudah dijualnya.

Sementara mobil listriknya baru diisi oleh e:N1 di Indonesia. Mereka bisa saja menghadirkan Super One tahun ini, tapi penjualannya dimulai sekitar awal tahun depan.
Spesifikasi & Harga Prototipe Honda Super-One EV (2026)
| Kategori | Item | Data |
|---|---|---|
| Spesifikasi | Tipe Kendaraan | Hot Hatch EV kompak berbasis Honda N-One e: |
| Tenaga Motor | ~94 hp (70 kW) | |
| Torsi | ~162 Nm | |
| Baterai | ~29,6 kWh | |
| Jarak Tempuh | ~295 km (WLTC) | |
| Info Lainnya | Mode Berkendara | Boost Mode + simulasi transmisi 7-speed |
| Audio | Bose 8-speaker + Active Sound Control | |
| Desain | Retro ala Honda City Turbo II, velg 15 inci | |
| Interior | Jok sport, layar infotainment 9 inci | |
| Harga Estimasi | Jepang | ~5 juta Yen (~Rp500 jutaan) |
| Inggris | ~£25.000 | |
| Australia | ~AU$35.000 |








