RiderTua.com – RiderTua readers di rumah maupun di mana saja, Suzuki DR150 ABS dan Yamaha XTZ150 adalah dua model yang sering dibandingkan di kelas motor dual-purpose 150cc. Ini menarik karena menawarkan kemampuan serbaguna: nyaman dipakai di jalan aspal, tetapi tetap mampu melibas medan off-road ringan.
Keduanya sama-sama mengusung konsep trail ringan dengan mesin sederhana, rangka kuat, serta roda jari-jari besar khas motor petualang. DR150 ABS menawarkan konsep trail klasik dengan teknologi pengereman ABS dan mesin sederhana yang mudah dirawat, sementara XTZ150 tampil lebih modern berkat sistem injeksi bahan bakar serta karakter mesin yang sedikit lebih bertenaga.
▶Daftar Isi
Suzuki DR150 ABS: Trail Klasik dengan Fitur ABS dan Karakter Tangguh

Suzuki DR150 ABS menggunakan mesin 1 silinder 149cc SOHC pendingin udara dengan karburator. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 11,8 hp pada 8.000 rpm dan torsi maksimum 11,6 Nm pada 6.000 rpm, dipadukan dengan transmisi manual 5-speed dan penggerak rantai.
Karakter mesin ini dikenal sederhana dan mudah dirawat, cocok untuk penggunaan di daerah dengan kondisi jalan yang beragam. Motor ini memakai rangka yang cukup kokoh dengan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang monoshock.

Dimensinya cukup besar untuk kelas trail ringan dengan panjang sekitar 2.070 mm, wheelbase 1.360 mm, serta ground clearance 244 mm yang membantu saat melewati jalur tanah atau jalan rusak. Bobotnya sekitar 139 kg sehingga terasa stabil di berbagai kondisi jalan.
Salah satu keunggulan utamanya adalah rem depan cakram dengan ABS, sementara bagian belakang masih menggunakan tromol. Velg jari-jari berukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang dipadukan dengan ban dual-purpose sehingga cocok untuk kombinasi aspal dan off-road ringan. Tangki bahan bakarnya 12,5 liter, cukup besar untuk perjalanan jauh.
Kalau untuk banderol harga dari motor ini sampai 10.990.000 Peso Kolombia atau jika dikonversikan menjadi sekitar Rp 50 jutaan.
Yamaha XTZ150: Dual-Purpose Modern dengan Mesin Injeksi Lebih Bertenaga

Yamaha XTZ150 menggunakan mesin 1 silinder 149cc SOHC fuel injection pendingin udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sampai 12,3 hp pada 7.500 rpm dan torsi puncak 13,1 Nm pada 6.000 rpm, disalurkan melalui transmisi manual 5-speed dan penggerak rantai.
Karakter mesin ini dikenal cukup halus sekaligus responsif untuk penggunaan harian maupun petualangan ringan. Dari sisi sasis, XTZ150 menggunakan rangka semi double cradle dengan bobot sekitar 139 kg, sedikit lebih ringan dibanding rivalnya dari Suzuki.

Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang monoshock dengan travel cukup panjang memberikan kenyamanan saat melibas jalan bergelombang. Ground clearance yang tinggi serta posisi duduk setinggi 855 mm juga membuatnya cocok untuk jalur off-road ringan.
Motor ini menggunakan roda jari-jari dengan konfigurasi 19 inci di depan dan 17 inci di belakang, sama seperti kebanyakan motor trail ringan. Sistem pengereman memakai cakram depan dan tromol belakang, namun tidak dilengkapi ABS. Panel instrumen yang digunakan sudah menggabungkan tampilan analog dan digital yang memberikan informasi lebih lengkap kepada pengendara.
Kalau yang ini soal banderol dari produk dari merek garpu tala itu sebesar 14.500.000 Peso Kolombia atau setelah dikonversi menjadi sebesar Rp 65,9 jutaan.
| Aspek | Suzuki DR150 ABS | Yamaha XTZ150 |
|---|---|---|
| Segmen | Dual-Purpose / Trail ringan | Dual-Purpose / Trail ringan |
| Tipe Mesin | 4-tak, 1 silinder, SOHC, pendingin udara | 4-tak, 1 silinder, SOHC, pendingin udara |
| Kapasitas Mesin | 149 cc | 149 cc |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator | Fuel Injection |
| Tenaga | 11,8 hp @ 8.000 rpm | 12,3 hp @ 7.500 rpm |
| Torsi | 11,6 Nm @ 6.000 rpm | 13,1 Nm @ 6.000 rpm |
| Transmisi | Manual 5-percepatan | Manual 5-percepatan |
| Sistem Penggerak | Rantai | Rantai |
| Suspensi Depan | Teleskopik | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Monoshock | Monoshock |
| Sistem Rem | Cakram depan + ABS & Tromol belakang | Cakram depan & Tromol belakang |
| Ukuran Velg | 19 inci depan / 17 inci belakang | 19 inci depan / 17 inci belakang |
| Bobot | 139 kg | 136 kg |
| Ground Clearance | 244 mm | 235 mm |
| Tinggi Jok | – | 855 mm |
| Kapasitas Tangki | 12,5 liter | 11 liter |
| Panel Instrumen | Analog | Kombinasi analog + digital |
| Harga | 10.990.000 Peso Kolombia (sekitar Rp 50 jutaan) | 14.500.000 Peso Kolombia (sekitar Rp 65,9 jutaan) |







