RiderTua.com – Buat Bro-Sis yang nongkrong di RiderTua, ini wajib disimak, EX30 harus ditarik setelah ditemukan masalah pada baterainya. Karena recall ini berskala global, jelas Indonesia juga ikut kena, walau ada puluhan unit yang harus ditangani…
Mobil Listrik EX30 Ditarik Akibat Masalah Pada Baterai
Mungkin kedengarannya tidak biasa kalau mendengar Volvo melakukan recall terhadap salah satu mobilnya. Diketahui EX30 punya potensi masalah pada baterai tegangan tingginya yang bisa memicu kebakaran kalau tidak segera ditangani. Sebelumnya ini sempat dibicarakan oleh merek otomotif asal Swedia tersebut, dan kini mereka segera menangani masalahnya sebelum terlambat.

Disebutkan ada 40.323 unit EX30 yang harus ditangani akibat potensi masalah tersebut, lebih tepatnya model Single Motor Extended Range dan Twin Motor Performance. Karena recall ini dilakukan secara global, jelas Indonesia termasuk di dalamnya, mengingat EX30 sudah dijual disini. Sejauh ini ada 85 unit EX30 yang ada di Indonesia, dan diperkirakan sekitar 20 unit harus di-recall disini.
Tentunya kalau mobil kena recall, perbaikannya tidak memakan biaya apapun alias gratis. Namun Volvo tetap melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab dari potensi kebakaran pada baterainya, dimana baterai ini dipasok dari perusahaan patungan dengan Geely. Meski masalah tersebut tidak melibatkan seluruh mobil, mereka tetap harus menanganinya sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baterai Terbakar
Baterai yang bisa terbakar akibat cacat produksi memang menjadi momok bagi mobil listrik, karena ini dapat membahayakan tidak hanya penggunanya, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Biasanya ini terjadi akibat kesalahan produksi dari produsen baterai, walau kesalahan pemasangan bisa saja menjadi penyebabnya. Tapi terkadang juga masalah kebakaran dipicu oleh panas berlebih dari baterainya tanpa alasan jelas.

Untuk baterai yang bermasalah pada EX30, Volvo menyarankan pemilik untuk tidak mengisi baterai hingga lebih dari 70 persen, dan mobil harus diparkir di luar ruangan. Ini bisa meminimalisir potensi kebakaran pada mobil akibat panas berlebihan yang kemungkinan berasal dari baterainya.








