Home Otomotif Baterai Mobil Hybrid Punya Usia Pakai Maksimal 8 Tahun, Ada yang Lebih...

    Baterai Mobil Hybrid Punya Usia Pakai Maksimal 8 Tahun, Ada yang Lebih Lama?

    Penjualan mobil hybrid Toyota Kijang Innova Zenix Malaysia
    Toyota Innova Zenix Malaysia

    RiderTua.com – Salam satu aspal buat pembaca setia RiderTua sekalian, mobil ramah lingkungan bisa menjadi solusi bagi konsumen yang mencari mobil minim emisi. Tapi perlu diketahui kalau baterainya juga harus diperhatikan karena punya usia pakai yang berbeda-beda.

    Daftar Isi

    Baterai Pada Mobil Ramah Lingkungan Tidak Selalu Sama?

    Sebenarnya tidak hanya mobil hybrid yang punya baterai, karena mobil listrik dan PHEV juga punya komponen ini. Walau begitu, sebenarnya kapasitasnya berbeda jauh untuk masing-masing model, dan baterai model HEV tidak perlu diisi dayanya. Ini bisa menjadi sesuatu yang bagus, karena biaya perawatannya lebih murah.

    Impor mobil Toyota Alphard Malaysia
    Toyota Alphard Malaysia

    Namun ada satu hal yang perlu diketahui dari baterai mobil hybrid, yaitu usia pakainya. Sebab ketika dipakai dalam beberapa tahun, performa baterainya bisa menurun, dan ini yang harus diperhatikan oleh konsumen sebelum membeli mobil jenis ini. Awalnya, baterai model HEV hanya berusia maksimal lima tahun saja, tapi kini sudah bisa mencapai 8 tahun.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Tapi seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang semakin pesat, dan ini membuat usia pakai baterai bisa bertambah lebih lama. Dari 8 tahun bisa mencapai 10 atau 12 tahun, meski ini tergantung dari masing-masing produsen, dan Toyota Prius yang dijual di Amerika ada yang punya usia baterai 12 tahun. Ini merupakan hasil dari pengembangannya selama bertahun-tahun agar memberikan kenyamanan maksimal bagi penggunanya.

    Merek mobil Toyota Yaris Cross HEV GR Sport Indonesia
    Toyota Yaris Cross HEV GR Sport Indonesia

    Mengganti Baterai

    Kalau usia pakainya sudah habis, tentu ini berarti pemilik harus mengganti baterainya. Masalahnya harga baterai mobil bisa cukup mahal, bahkan ada yang bisa mencapai lebih dari Rp 30 jutaan, dan inilah yang menjadi perhatian Toyota. Mereka sudah berencana untuk memproduksi baterai model hibridanya secara lokal, walau belum dipastikan kapan mereka bisa memulainya.

    Mobil LMPV Toyota Veloz Hybrid OtoDriver
    Toyota Veloz Hybrid OtoDriver

    Tapi setidaknya ini bisa menjadi awal yang bagus, karena tidak banyak produsen yang merakit baterainya sendiri. Padahal ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi harga jual mobil ramah lingkungan, karena baterai selalu menjadi biang kerok mahalnya harga mobil hybrid, listrik, atau PHEV.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini