Home MotoGP Seperti Marquez dari Honda ke Ducati.. Pecco Bagnaia Bisa Pindah ke Motor...

    Seperti Marquez dari Honda ke Ducati.. Pecco Bagnaia Bisa Pindah ke Motor yang Lebih Kencang: Aprilia!

    RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua, Bencana di Buriram, Pecco Bagnaia dikabarkan sudah melirik Aprilia… Selama tes musim dingin, masalah Pecco Bagnaia di atas Ducati Desmosedici tampaknya sudah tidak muncul lagi. Banyak yang mengira tahun 2026 juara MotoGP dua kali itu akan bangkit, mengingat kontrak masa depannya dengan Aprilia. Setelah beberapa hari, tampaknya tidak ada yang berubah namun yang sesuatu pasti telah berubah dengan cepat di tim lain (Aprlia)….

    Daftar Isi

    Pecco Bagnaia Bisa Pindah ke Motor yang Lebih Kencang: Aprilia!

    Pecco Bagnaia - Marc Marquez
    Pecco Bagnaia – Marc Marquez

    Tes Sepang dan Buriram sempat membawa angin segar bagi Pecco Bagnaia. Ia menjalani pramusim tanpa gangguan berarti, dia telah mengembalikan perasaan positifnya berkat perubahan yang dilakukan pada GP26.

    Namun, di balapan Thailand, semua rencana berantakan sejak sesi latihan pertama hari Jumat, ketika ia gagal lolos ke Q2 dan gagal melakukan putaran cepat terakhir di Q1. Start dari posisi ke-13 di grid, ia berhasil memperbaiki posisinya di Sprint berkat start yang bagus. Ia mengalami kesulitan signifikan dalam balapan hari Minggu, finis ke-18 di belakang pemenang Marco Bezzecchi.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Kini Bagnaia berada lebih jauh di belakang daripada yang lain…. Menemukan masalah motornya yang spesifik tidak mudah, musim MotoGP ini tetap akan menjadi perjuangan berat bagi Pecco. “Setelah tes, saya tidak pernah membayangkan hasil seperti ini bisa terjadi,” kata Bagnaia setelah balapan akhir pekan Buriram.

    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez - Pecco Bagnaia
    Gigi Dall’Igna – Marc Marquez – Pecco Bagnaia

    “Kami sangat cepat, bahkan dengan ban yang sudah aus pun ritmenya bagus.. Tapi begitu balapan dimulai, saya menyadari perbedaan kondisi dan tidak dapat beradaptasi. Secara keseluruhan, pembalap Ducati lainnya lebih kompetitif daripada saya. Saya kesulitan dan hanya mencoba bertahan agar bisa menyelesaikan balapan.”

    Masalahnya adalah: Ban mulai aus lebih cepat dari biasanya. Dengan delapan lap tersisa, Ducati GP26-nya bergetar bahkan di terk lurus. “Aneh sekali, dan saya kehilangan beberapa posisi… Bahkan dengan mengelola ban seperti yang saya lakukan, saya tetap tidak bisa menjaga ritme. Di lap-lap terakhir, motor terasa goyang sampai masuk gigi lima… Saya benar-benar kesulitan mengontrol ban belakang saat membuka gas,” ujarnya..

    Aprilia Tujuan Pecco Bagnaia..?

    Secara feeling, hubungan Bagnaia dengan GP26 sebenarnya tidak banyak berubah dibanding 2025 (GP25).. Sebuah perpaduan pembalap dan motor yang menghasilkan musim-musim yang luar biasa di masa lalu, tetapi ditakdirkan untuk berakhir. Bisa jadi ini akan menjadi Kejuaraan Dunia MotoGP terakhir mereka bersama, sebelum pindah ke Aprilia, motor yang saat ini terlihat paling menjanjikan.

    Pecco Bagnaia - Aprilia - Marco Bezzecchi
    Pecco Bagnaia – Aprilia – Marco Bezzecchi

    Sebenarnya, lanskap keseluruhan tampaknya telah berubah, dan mungkin Pecco telah merasakan sebuah hal yang menguntungkan jika pindah.

    Gambaran kekuatan di grid juga tampak berubah bro… dan sepertinya Pecco mulai menangkap arah angin yang baru, daripada mumet mikir motor yang tak kunjung klop dengan gaya balapanya… Pabrikan Noale bekerja sangat solid sepanjang musim dingin, dan hasilnya sudah terlihat jelas di lintasan.

    “Yang lain telah meningkat, kami justru mundur selangkah, jadi kami perlu memahami mengapa. Aprilia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Bezzecchi sangat kuat, dan bahkan Ogura, ketika dia menyalip saya, dan langsung bisa menjauh…pada titik ini kami bukan lagi yang tercepat,” kata Bagnaia…

    Pecco Bagnaia - Aprilia
    Pecco Bagnaia – Aprilia

    Pindah ke Motor Kencang Aja Solusinya…

    Dulu Marc Marquez melakukan strategi cerdas, sebagai pembalap yang tidak mau buang waktu, menunggu motor Honda kompetitif masih lama, dan pindah Ducati adalah solusi… Tim Ducati masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan karena, seperti yang dinyatakan dengan jelas oleh Bagnaia diatas, semua harus segera dilakukan karena Aprilia benar-benar mendominasi..

    Kalau melihat kondisi seperti ini, wajar kalau mulai muncul spekulasi soal masa depan Pecco. MotoGP itu soal momentum, dan saat satu tim melambat sementara yang lain melesat, arah karier bisa ikut berubah. Musim masih panjang bro, tapi Buriram sudah jadi wake-up call yang keras banget. Sekarang tinggal kita lihat: Pecco bisa bangkit bareng Ducati, atau justru benar-benar menatap lembaran baru bersama Aprilia? Santai dulu… balapan berikutnya selalu punya cerita baru…

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    1 KOMENTAR

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini