RiderTua.com – Halo Sobat RiderTua pecinta otomotif, sebelumnya konsumen mengkhawatirkan penurunan performa pada baterai mobil ramah lingkungan. Biasanya pemilik melakukan rekondisi pada baterai agar menghemat biaya perbaikannya, tapi justru ini tidak direkomendasikan oleh pabrikan.
Baterai Mobil Bisa Direkondisikan, Tapi…
Biasanya baterai pada mobil hybrid punya usia pakai selama 5-8 tahun, atau 10-12 tahun untuk model tertentu. Memang ini tergantung dari masing-masing produsen, dan Toyota selalu menawarkan baterai dengan usia pakai maksimal 8 tahun. Kecuali Prius yang punya usia pakai hingga 12 tahun, dan ini menjadikannya sebagai salah satu model HEV dengan baterai berusia pakai cukup lama yang dijual di pasarnya.

Kalau sudah menurun performanya, baterai bisa diganti dengan yang baru, hanya saja harganya cukup mahal hingga puluhan juta rupiah. Sehingga ada pemilik mobil yang mengambil cara lainnya yang lebih mudah dan murah, yaitu dengan melakukan rekondisi pada baterai. Caranya yaitu mengganti sel-sel baterai yang rusak, sementara sel yang masih bagus tidak akan diganti dan bisa digunakan kembali.
Memang ini cara yang begitu praktis, tapi rekondisi baterai tidak direkomendasikan oleh Toyota. Sebab belum tentu kualitasnya terjamin seperti baterai lamanya, terlebih sel-sel yang lama bisa membebani sel baru, sehingga ini bisa merugikan performa baterai secara keseluruhan. Sehingga Toyota dan produsen lainnya tidak merekomendasikan cara ini karena dianggap beresiko tinggi.

Pakai ‘Genuine Part’
Sehingga satu-satunya cara yaitu mengganti baterai lama dengan yang baru, itupun harus dilakukan di dealer resmi. Nantinya dealer akan memakai baterai bergaransi resmi atau genuine part untuk mobil ramah lingkungan. Memang baterainya ini masih dibanderol dengan harga yang cukup mahal, sehingga mereka mencari solusi untuk mengurangi harganya.

Produksi lokal bisa menjadi cara untuk mengurangi harga baterai mobil ramah lingkungan yang terlalu mahal. Tetap saja, mereka belum memutuskan kapan mereka bisa memulainya, karena mereka harus melakukan persiapan seperti bahan baku hingga tempat produksinya.








