RiderTua.com – Pasar mobil listrik semakin ramai dengan banyaknya model baru yang dirilis di pasarnya. Terlebih merek mobil asal Negeri Tirai Bambu seperti BYD makin mendominasi pasar ini secara global, dan mampu memproduksi hingga jutaan unit mobil hingga tahun 2025..
Produksi Mobil BEV dan PHEV BYD Tembus 15 Juta Unit
Namun ini juga memperlihatkan bagaimana total produksi mobil Tesla sejauh ini, dimana mereka hanya merakit 8,1 juta unit. Padahal mereka hanya memproduksi mobil listrik saja, tapi itu saja masih belum cukup untuk membuatnya unggul atas BYD yang sudah merakit 15 juta unit. Walau angka ini termasuk produksi mobil PHEV, ini sudah membuktikan kalau ekspansinya di pasar global sudah sangat sukses.

BYD kini hadir di hampir seluruh wilayah, termasuk di Indonesia, dimana mereka sudah menawarkan berbagai model BEV, dari Atto series sampai Sealion series. Ada juga sejumlah mobil PHEV yang dijual di pasar global, meski modelnya belum banyak dihadirkan di beberapa negara. Tapi perlahan mereka mulai menghadirkan mobil jenis ini di Eropa dan Amerika Selatan.
Sementara itu Tesla hanya mengandalkan penjualan mobil listrik saja, itupun pilihannya cukup terbatas meskipun dengan banyaknya varian yang disediakan. Walau mereka mendirikan sejumlah pabrik produksi di beberapa kawasan, penjualannya masih tidak merata di kawasan lainnya. Terlebih mereka dihadapkan dengan banyaknya kesulitan soal berbagai masalah pada produknya yang membuatnya harus di-recall.

Jualan Mobil Listrik
Sementara di Indonesia, perbedaan keduanya bak bumi dan langit, dengan BYD yang sudah menjadi rajanya penjualan mobil listrik meski baru dua tahun hadir disini. Model seperti M6 dan Atto 1 mampu mencatatkan hasil penjualan hingga ribuan unit tiap bulannya. Tesla sendiri dijual melalui importir umum, itupun modelnya baru terbatas pada Model Y dan Cybertruck saja.

Memang mereka sudah tidak bisa berbuat apapun di tengah ketatnya persaingan di pasar mobil listrik secara global. Belum lagi mobil PHEV yang makin banyak dicari oleh konsumen.






