RiderTua.com – Pecco Bagnaia kembali mengalami akhir pekan yang sulit bahkan lebih parah dari perkiraan dalam balapan MotoGP di Portimao.. Ia gagal menemukan keseimbangan ideal dengan Desmosedici GP25 miliknya…
▶Daftar Isi
Hubungan Pecco Bagnaia dan Ducati Mulai Renggang?
Hasil yang mengecewakan dengan hanya finish di posisi kedelapan di balapan Sprint hari Sabtu, dan mengalami crash saat balapan utama Minggu, dan posisi ketiga di klasemen diperkirakan lenyap secara matematis. Usai balapan manajer tim Davide Tardozzi memberikan komentarnya…

Penampilan Menjanjikan dari Bulega
Di Portugal, Ducati juga menurunkan Nicolo Bulega, yang tampil cukup positif, dengan finis di posisi ke-15. “Kecepatannya di akhir balapan berada di empat atau lima besar. Dia sangat kuat, terutama di menit-menit akhir, dan itu membuat kami sangat puas,” kata Tardozzi..
Akhir pekan ini dan berikutnya, akan sangat penting bagi perkembangan pembalap muda asal Emilia-Romagna itu.. “Pengalaman yang ia peroleh di MotoGP akan sangat berguna untuk kiprahnya di Superbike dan pengembangan proyek kedepan. Ini adalah proses adaptasi, dan setiap putaran di motor MotoGP sangat berarti. Pengalaman-pengalaman ini akan menjadi titik awal yang sangat penting untuk musim depan.”
Masalah Feeling Pecco dengan GP25
Davide Tardozzi kemudian membahas situasi sulit yang dialami Pecco Bagnaia, menyusul musim MotoGP yang mengecewakan yang akan segera berakhir… “Kecepatan Pecco tidak pernah diragukan.. Yang membuatnya semakin rumit adalah rasa tidak percaya dirinya terhadap motor”.

“Ini bukan masalah fisik atau kurangnya motivasi, melainkan kurangnya feeling antara dia dan motor… Ketika seorang pembalap tidak merasa sepenuhnya nyaman dengan motornya, ia tidak dapat berkendara dengan bebas dan spontan…”ujarnya kepada Sky Sport MotoGP.
Manajer tim Ducati tersebut kembali menegaskan bahwa tim bekerja tanpa lelah untuk membantu Pecco kembali ke level yang ditunjukkannya sebelumnya.
“Kami sudah melakukan segala yang kami bisa untuk mengembalikan Pecco ke level performa yang sama seperti tahun lalu, atau seperti di Jepang, ketika semuanya tampak berjalan lancar. Kami yakin kami telah bekerja ke arah yang benar… jika masih ada yang kurang, kami harus membahasnya secara internal dan memahami alasannya serta bagaimana memperbaikinya…”

Ducati Fokus menatap 2026
Musim MotoGP hampir berakhir, bagi Ducati ini menjadi minggu-minggu krusial, di mana mereka akan merencanakan proyek MotoGP tahun depan. Aktivitas trek akan terhenti selama jeda musim dingin, tetapi tidak di pabrik dan dan ruang pengembangan justru semakin sibuk….
“Di Valencia, kami akan mencoba menutup musim dengan baik.. Setelah itu, tes pascamusim akan menjadi titik awal bagi semua orang. Kami ingin memulai tahun baru dengan rencana yang jelas. Kami tahu kami memiliki potensi.. kami hanya perlu mengembalikan semuanya ke jalur yang benar dan kembali agar solid seperti dulu…” pungkas Davide Tardozzi.







