RiderTua.com – Subaru memang hanya menghadirkan sejumlah mobil baru di Indonesia, tapi semua modelnya telah mendapat sambutan baik dari pasarnya. Hasil penjualannya juga lumayan bagus, dengan penjualan mobilnya yang naik 20 persen pada tahun lalu jika dibandingkan dengan tahun 2023. Padahal Subaru dihadapkan dengan kondisi pasarnya yang tidak kondusif akibat sejumlah faktor yang ada. Belum lagi mulai tahun ini ada kenaikan PPN hingga 12 persen.
Subaru Menjual Banyak Mobil di Indonesia Tahun Lalu
Penjualan mobil di Indonesia memang tidak begitu bagus dengan adanya sejumlah faktor yang menyebabkan penurunan cukup signifikan. Meski begitu, tidak semua produsen mengalami penurunan penjualan, seperti Subaru, dimana hasil yang didapatnya tahun lalu justru meningkat 20 persen. Ini sudah menjadi hasil yang cukup bagus, mengingat mereka baru memiliki segelintir model yang ditawarkan di pasarnya.
Bahkan dari tahun 2022 sampai 2023 saja, penjualan mobil Subaru di Indonesia meningkat 243 persen dari tahun-tahun sebelumnya. Memang ini menjadi hasil yang cukup bagus, mengingat mereka baru menjual enam mobil disini, tapi semua produknya sudah diterima dengan baik di pasarnya. Terlebih di tengah keadaan pasar roda empat yangbelum kondusif, baik akibat dari faktor di tahun lalu maupun kenaikan harga akibat kenaikan pajak 12 persen.

Model Unggulan di Pasar SUV
60 persen penjualannya disumbangkan oleh mobil SUV, dan Crosstrek menjadi mobil terlarisnya di Tanah Air. Memang sudah tidak bisa diragukan lagi kalau Crosstrek menjadi model yang paling banyak dicari di pasarnya, karena modelnya yang menawarkan kelengkapan fitur dengan harga terjangkau. Terlebih mobil SUV dengan penggerak semua roda alias AWD belum menawarkan harga terjangkau seperti model ini.
Meski Crosstrek yang cukup laris di pasarnya, model lainnya seperti BRZ hingga Forester juga tetap laris terjual.






