Categories: MotoGP

Brad Binder : Ada Masalah Serius dengan Bagian Depan Motor KTM

RiderTua.com – Dengan ban baru, sejak awal Brad Binder menunjukkan balapan yang kuat di GP Catalunya. Rider KTM itu seperti biasanya start dengan sangat baik dari baris kedua. Bahkan setelah 5 lap, pembalap asal Afrika Selatan itu hanya tertinggal 1 detik dari pemimpin balapan Jorge Martin. Namun kemudian performanya menurun dengan cepat. Di penghujung balapan, Binder hanya menempati posisi ke-8 unggul 2 detik dari Fabio Quartararo (Yamaha) yang finis ke-9.

Mengapa kecepatannya melambat? Brad menjawab, “Balapan yang aneh lagi hari ini. Kami berasumsi bahwa sangat penting untuk mengatur ban belakang secara optimal dalam balapan jarak jauh. Dan hasilnya adalah ban depan saya tidak bekerja dengan baik sejak lap 6 dan seterusnya. Itu membuatnya sangat sulit. Ketika tahu bahwa kita harus membalap dengan sangat sensitif saat keluar tikungan dan pada saat yang sama kita tidak bisa lagi memasuki tikungan dengan cepat, maka kecepatannya pasti menurun.”

Brad Binder : Ada Masalah Pada Bagian Depan Motor

Brad Binder

Setelah tiga kali mengalami crash di akhir pekan Barcelona, Brad Binder ingin membawa RC16-nya kembali ke pit dengan selamat. “Saat bagian depan motor tidak bekerja dengan baik, saya beberapa kali mengalami roda depan mengunci dan pengereman juga tidak berfungsi maksimal. Kemarin sebelum crash saya mendapat peringatan serupa. Tapi hari ini saya menanggapinya dengan serius.
Saya mempunyai pilihan, untuk terjatuh lagi atau membawa pulang hasil yang kurang bagus. Hari ini saya memilih solusi yang aman,” jelas rider berusia 28 tahun itu.

Meski mendapat hasil yang kurang memuaskan, Brad Binder yakin dia mengetahui alasan kemunduran selama balapan akhir pekan. Pada latihan hari pertama, dia masih menjadi kekuatan dominan.

“Saya menjelaskan hal ini dengan melihat kondisi lintasan. Meskipun lintasan biasanya menjadi lebih cepat dalam suatu balapan, hal sebaliknya terjadi di sini. Cengkeraman paling besar ada pada hari Jumat di FP1 dan grip paling sedikit di main race. Motor saat ini selalu bekerja lebih baik dengan cengkeraman tinggi. Itu juga menjelaskan, mengapa rider-rider Ducati kembali tampil bagus pada race hari Minggu. Motor mereka tidak bereaksi kuat terhadap cengkeraman yang lebih atau kurang dari trek,” pungkas rekan setim Jack Miller itu.

Faktanya, KTM sebenarnya mampu meraih kemenangan dan naik podium dengan basis motor versi sebelumnya, namun prototipe dengan sasis karbon tidak terlalu bagus sekarang. Dari empat crash yang terjadi pada balapan 24 lap tersebut, tiga di antaranya merupakan kesalahan pembalap RC16.

This post was last modified on 27 May 2024 21:03

Mimi Carrasco

Leave a Comment

Recent Posts

Toyota Rush Masih Menjadi LSUV Terlaris, XL7 Mulai Mengejar!

RiderTua.com - Penjualan Toyota selama bulan Mei lalu memang masih cukup bagus, walau dengan kondisi pasarnya yang belum membaik. Tetap…

17 June 2024

Kontrak Enea Bastianini Berdurasi 2 Tahun di Tech3 KTM

RiderTua.com - Mulai MotoGP musim 2025, Enea Bastianini akan mengendarai RC16 di tim Red Bull KTM Tech3 yang akan memiliki tingkat…

17 June 2024

BYD Mulai Mengirim Atto 3 ke Konsumen Indonesia?

RiderTua.com - Dengan BYD yang telah meluncurkan tiga mobil listriknya di Indonesia, seharusnya unitnya sudah dikirim ke konsumen beberapa bulan…

17 June 2024

Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia Harus Diprioritaskan?

RiderTua.com - Mobil listrik yang dijual di Indonesia terus bertambah jumlahnya, dan pilihannya di pasar juga semakin bervariasi. Apalagi dengan…

17 June 2024

Marco Bezzecchi ke Tim Pabrikan Aprilia ? Tinggal Tunggu Waktu!

RiderTua.com - Meski sejauh ini MotoGP musim 2024 belum mencatatkan hasil yang mengesankan bagi Marco Bezzecchi, pembalap Ducati itu tetap…

17 June 2024

BYD Bakal Rilis Mobil Baru di GIIAS 2024?

RiderTua.com - BYD dipastikan akan hadir di pameran otomotif GIIAS 2024 yang akan digelar bulan depan. Walau baru saja hadir…

17 June 2024