RiderTua.com – Debut Jonathan Rea dengan Yamaha di Kejuaraan Dunia Superbike 2024 tidak berjalan mulus. Rider berusia 37 tahun itu hanya start ke-11 di Superpole dan melewati garis finis di posisi ke-17 pada race pertama di Phillip Island sepekan yang lalu. Bencana terus berlanjut dengan crash di race kedua. Dan setelah awal musim, Rea menjadi 1 dari hanya 5 pembalap reguler yang belum mampu meraih poin kejuaraan.
Yamaha merasa bertanggung jawab atas bencana yang menimpa Rea. “Tidak ada yang bisa membayangkan awal yang sulit bagi Jonathan di Yamaha. Sejak lap pertama di Phillip Island dengan aspal baru, dia tidak merasakan sensasi yang baik terhadap motornya dan meskipun ada upaya intensif dari krunya, kami tidak melihat kemajuan apa pun dalam sensasinya hingga hari Minggu. Crash buruk pada hari Selasa tidak membantu dan saya mungkin tidak salah ketika saya mengatakan bahwa tekanan dari awal yang sulit dengan juara dunia 6 kali itu juga tidak membantu pekerjaan kru,” keluh Andrea Dosoli.
Andrea Dosoli : Yamaha Bertanggung Jawab Atas Hasil Buruk Rea

Dengan hal tersebut, Andrea Dosoli rupanya ingin menunjukkan bahwa kesalahan juga terjadi di dalam tim. Rekan setim Rea, Andrea Locatelli membuktikan bahwa pada dasarnya Yamaha R1 berhasil di trek Australia dengan meraih dua kali finis di posisi ke-2 dan satu kali crash saat berada di posisi yang menjanjikan.
“Tidak diragukan lagi, ini adalah salah satu akhir pekan terburuk Jonathan di Kejuaraan Dunia Superbike. Kami harus bertanggung jawab atas hal ini karena kami tidak memberikan apa yang dibutuhkan Jonathan di Phillip Island. Kita harus belajar dari kesulitan dan kesalahan ini. Jelas ada banyak waktu untuk perbaikan dalam hal set-up motor, tapi menurutku juga cara kerjanya,” kata bos Yamaha Eropa itu.
Sebelum balapan pembuka di Eropa tepatnya di Barcelona pada 22-24 Maret, tes selama 2 hari akan berlangsung di Spanyol. Maka Rea diharapkan akan lebih kompetitif. “Krunya, didukung oleh seluruh insinyur Yamaha, akan bekerja lebih keras dari sebelumnya untuk lebih siap menghadapi tes mendatang. Kami punya waktu 2 hari di Barcelona untuk menyesuaikan diri dan kembali ke jalur sehingga kami bisa memulai musim 2024 dengan baik dengan balapan di Barcelona. Jonathan punya semua bakat dan keterampilan, kami tahu motornya berfungsi, jadi kami tahu ini bisa menjadi kemitraan yang sukses,” pungkas Dosoli.
=========
Perhatian!!! Artikel ini tidak untuk portal.sekitarkita.id dimana menggunakan materi dari ridertua.com ‘tanpa ijin’..!! mohon semua artikel ridertua.com di “take-down” atau konfirmasi secepatnya melalui email kami…!! ttd. Admin ridertua.com






