Home MotoGP Aleix Espargaro : Waktu Istirahat Tidak Cukup, Bikin Stress!

    Aleix Espargaro : Waktu Istirahat Tidak Cukup, Bikin Stress!

    Aleix Espargaro
    Aleix Espargaro

    RiderTua.com – Jadwal yang padat dan banyaknya pembalap MotoGP yang saat ini sedang sakit karena cedera adalah dua topik yang banyak dikritisi. Menurut Aleix Espargaro, keduaΒ hal tersebut saling berkaitan namun mau tidak mau pembalap harus menerimanya.

    Ketika ditanya tentang topik tersebut, rider pabrikan Aprilia itu menjelaskan, “Ini bukan tentang apa yang saya pikirkan. Ini kalender Dorna dan jika tidak cocok bagiku, saya bisa memutuskan untuk tinggal di rumah atau melakukan pekerjaan lain. Tentu saja saya lebih memilih balapan dengan jumlah yang lebih sedikit, saya juga lebih suka tidak ada sprint race. Namun jika mereka menjadwalkan 22 Grand Prix, maka kita juga harus membalap 22 kali.”

    Aleix Espargaro : Banyaknya Cedera Bukan Suatu Kebetulan

    Pada tahun 2024, untuk pertama kalinya kalender kejuaraan dunia balap motor menetapkan 22 balapan akhir pekan. Menurut Fabio Quartararo (Yamaha) dan Marc Marquez (Honda), jumlah ini telah mencapai batasnya.

    Aleix-Espargaro
    Aleix Espargaro

    Aleix Espargaro dengan jelas hanya mengkritik satu aspek. “Mereka menjanjikan kami istirahat selama 4 hingga 5 pekan di paruh pertama. Bukan untuk pesta di Ibiza, tetapi karena balapan akhir pekan sekarang sangat menuntut. Ada banyak cedera dan seperti yang terjadi pada adikku (Pol Espargaro),” tegas rider berusia 34 tahun itu.

    Pembalap Spanyol itu menambahkan, “Jika kita dapat membagi Kejuaraan Dunia menjadi dua bagian untuk memulihkan diri dan menghabiskan waktu bersama keluarga, itu lebih baik untuk kondisi mental kita. Karena kami sangat stres saat ini, juga lebih baik demi keselamatan. 3 minggu tidaklah cukup bagiku, 3 minggu bukanlah apa-apa bagiku. Ini akan sulit.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Meski demikian, Aleix juga menegaskan bahwa tidak perlu terlalu khawatir soal perencanaan kalender. “Inilah MotoGP, level maksimal dari olahraga ini. Contohnya, saya juga tidak suka melakoni 4 balapan di Spanyol. Saya lebih suka pergi ke tempat-tempat seperti China juga. Tapi kalendernya memang seperti itu. Saya hanya berpikir akan lebih baik jika memiliki lebih banyak waktu di pertengahan musim untuk pulih dari cedera dan juga mental,” tegas rekan setim Maverick Vinales itu.

    Faktanya, tingkat cedera di musim MotoGP saat ini sangatlah tinggi. 100 dari 22 pembalap reguler telah absen di satu atau lebih balapan. Setelah crash saat latihan di ranch Tavullia pada hari Sabtu, Marco Bezzecchi,yang saat ini berada di peringkat 3 dalam Kejuaraan Dunia, kini berpotensi masuk ke dalam daftar panjang cedera yang mengkhawatirkan ini. Pasca operasi tulang selangka, penampilan Bez di Mandalika pada akhir pekan masih dipertanyakan, namun setidaknya dia ingin melakukan perjalanan ke Indonesia.

    Bagi Aleix Espargaro, banyaknya cedera bukanlah hal yang mengejutkan. “Ini bukan suatu kebetulan. Jika ada banyak cedera, ada alasan besarnya. Jelas, Kejuaraan Dunia dengan peraturan baru, kalender dan sprint menambah stres bagi pembalap sangat besar. Tidak mungkin untuk terus seperti ini. Tapi saya bukan orang yang bisa mengubahnya,” tegas Papa Max dan Mia itu.

    Lalu apakah pembalap MotoGP harus menerima peningkatan risiko cedera? “Ya, tentu saja, kita harus melakukannya. Jika kita tidak menyukainya, kita juga bisa pindah ke Kejuaraan Dunia Superbike,” pungkas suami Laura Montero itu.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini