Remy Gardner: Motor MotoGP Lebih Sulit

RiderTua.com – Pendatang baru tim GRT Yamaha Superbike Remy Gardner tahu dia harus banyak belajar di musim debutnya, terutama dengan ban dan rem yang sangat berbeda dari MotoGP. Format kejuaraan dunia Superbike juga baru bagi pembalap asal Australia itu. Selain balapan utama pertama pada Sabtu sore, ada balapan Superpole pada Minggu pagi dan 9 besar di antaranya akan menempati tiga barisan start pertama untuk balapan utama kedua di sore hari.

Remy Gardner: Menunggangi Motor MotoGP Benar-benar Sulit

Mulai musim 2023 akan ada sprint race di kelas utama yang digelar pada hari Sabtu. Oleh karena itu beberapa pembalap MotoGP sempat melontarkan kritikan, Gardner bisa memaklumi itu.

Putra legenda balap Wayne Gardner itu menjelaskan, “Kedua kelas itu tidak bisa dibandingkan. MotoGP menggelar 21 balapan akhir pekan dalam setahun, tuntutan fisik pada MotoGP sangat gila. Menunggangi motor MotoGP benar-benar sulit. Saat mengerem dan berakselerasi membutuhkan kekuatan yang luar biasa, terutama karena ada ride-height devices. Semuanya sangat ekstrim dan melelahkan, saya sangat kelelahan pada hari Senin usai balapan akhir pekan. Menjalani balapan ekstra butuh kerja keras.”

Remy Gardner - Yamaha
Remy Gardner – Yamaha

“Melakoni 21 balapan akhir pekan sudah sulit ketika kita hanya ada satu balapan. Ada 12 akhir pekan untuk Superbikes. Itu salah satu perbedaan. Kita punya waktu 2 atau 3 minggu untuk bersiap dan kembali segar di balapan berikutnya. Tentu saja semua pembalap memberikan segalanya selama 3 hari, tetapi setelah itu kita punya waktu untuk pulih.”

“Di MotoGP, kita pulang pada hari Senin dan setelah seharian berlatih kita sudah berangkat ke balapan berikutnya. Saya juga berasumsi bahwa Superbike tidak akan menuntut secara fisik, mungkin saya salah tentang itu. Tapi superbike memggunakan rem baja dan power mesin yang lebih kecil,” pungkas rider berusia 24 tahun itu.

Gardner akan mengetahui betapa menuntutnya Superbike minggu ini, ketika dia melakukan tes di Jerez pada hari Rabu dan Kamis bersama dengan rekannya di tim GRT Yamaha Domi Aegerter dan semua pembalap superbike lainnya. Prakiraan cuaca pada hari itu cerah dengan suhu 14 derajat Celcius. BTW, uji coba dengan R1 pada pertengahan Desember lalu berlangsung di trek basah.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives