Remy Gardner Ragu, Motor Tim Satelit Beda!

RiderTua.com – Awal musim dikabarkan bahwa KTM menjamin memberikan materi motor yang sama untuk 4 pembalap KTM ‘plek’ spek pabrikan.. Remy Gardner menyelesaikan balapan MotoGP di Mobility Resort Motegi di posisi ke-19, tepat di belakang rekan setimnya Raul Fernandez. Kedua rider Tech3 itu gagal mencetak poin sehingga pembalap asal Australia itu melontarkan tuduhan terhadap KTM. Menurut Juara Dunia Moto2 2021 itu, dia tidak dibekali dengan material yang sama dengan dua pembalap pabrikan Red Bull KTM Brad Binder dan Miguel Oliveira. Usai balapan, ketika ditanya mengapa Binder dan Oliveira bisa melaju jauh di depan sementara dia berada di ujung lintasan? Gardner menjawab, “Saya tidak tahu. Mereka memberi tahu kami, bahwa kami memiliki material yang sama tetapi saya tidak dapat mempercayainya. Jelas bahwa apa yang kami lakukan sebagai pembalap tidak seburuk itu. Saya bisa mengatakan bahwa tidak ada lagi potensi yang bisa dikeluarkan dari paket motornya.”

Remy Gardner Ragu: Apakah Tech3 Punya Material yang Sama?

Jadi bagaimana jalannya balapan untuk Remy Gardner? “Tidak bagus karena kecepatan kami kurang. Secara pribadi, saya melakoni balapan yang bagus, saya berada di limit di setiap tikungan dan lap. Saya tidak bisa lagi mengeluarkan potensi dari motor, itu sudah 100 persen. Motor tidak punya kecepatan, cengkeraman, kecepatan dan performa rem. Ban depan saya juga kepanasan,” keluh pembalap berusia 24 tahun itu.

“Tentu saja saya melihat data Brad Binder. Tetapi saya sudah tahu, di mana dia melakukan time attack, dia banyak menginjak rem dan saat berakselerasi. Jika kami membalap seperti Brad atau Miguel, kami akan jatuh. Saya tidak tahu bagaimana mereka melakukannya,” ungkap Gardner dalam sebuah wawancara.

Di Motegi, Fernandez dan Gardner terlibat duel seru. “Kami berdua berada di limit. Pada lap terakhir saya memberikan segalanya untuk menyalipnya. Saya menyalipnya di tikungan 10, tetapi di tengah tikungan roda depan saya slip, jadi kami berdampingan ke back straight,” kata Gardner menceritakan fase terakhirnya.

“Di tikungan 11 dia mampu menahan saya karena berada di sisi dalam. Kemudian saya mencoba melakukan serangan lain di tikungan terakhir, kami bersebelahan lagi. Tetapi dia berhasil lebih cepat dari saya di garis finis. Itu menyenangkan, kami melakukan duel seru,” pungkas putra legenda MotoGP Wayne Gardner itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives