Bastianini Bikin Tardozzi Kesal, Membela Diri dan Permainan Cantik Pernat!

RiderTua.com – Bastianini bikin Tardozzi kesal? mungkin dia sedang menjalankan skenario cantik.. Segalanya tidak berjalan seperti yang diharapkan di tim Ducati, meskipun meraih kemenangan lagi di Jepang dengan Miller dan menempatkan dua motornya di podium dengan Martin. Tapi tim merah itu juga melihat pembalap favoritnya untuk meraih gelar juara jatuh di akhir balapan. Dan mengejar saingan terberatnya, Fabio Quartararo, dalam periode krusial di akhir musim ini, ketika dia harus menguranginya gap-nya.

Ketika keadaan berubah menjadi ‘perang saudara’ untuk meraih kemenangan, aksi saling salip antara Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini masih bisa ditoleransi di antara staf Ducati. Namun berebut untuk posisi diluar podium (posisi-9), lelucon tersebut tidak banyak diapresiasi (karena jelas motor Pecco dan Bestia berada pada limit, dan rawan jatuh). Ya motor mereka tidak kencang, dan banyak yang harus dipertaruhkan karena berusaha mengejar barisan depan dengan ‘memaksa’, pemakaian ban lebih boros dan risiko jatuh lebih besar.. Davide Tardozzi pergi menemui tim Gresini di tengah-tengah balapan.

Di mana, akhirnya Bagnaia jatuh di lap terakhir dan Bastianini menyelesaikan balapan dengan menempati posisi di belakang Quartararo. Mirip seperti ‘berebut tulang’ dengan tulisan angka ‘9’ alih-alih duel kemenangan.. Bestia bahkan ‘membela diri’ bahwa dia tidak lebih cepat dari Pecco dan dia tidak mendapat perintah apapun dari tim (team order), sementara dia pelan-pelan mendekati poin Aleix dan Pecco..

Adegan itu diambil secara sembunyi-sembunyi, tapi Davide Tardozzi yang merasa khawatir dan kesal pergi ke dalam pit tim Gresini, sementara antara Bastianini dan Bagnaia, mereka ‘saling bertukar serangan’. Meskipun hanya berebut untuk mendapatkan posisi ke-9, dengan Quartararo tepat berada di depan dua pembalap tersebut, dan salah satunya sedang bermain untuk merebut gelar, dengan rival pembalap asal Prancis tersebut.

Entah apakah momen ini bisa dibicarakan lagi saat pertemuan di dalam tim Ducati. Tapi Bestia ternyata juga mengalami kesulitan menyalip Pecco. Dalam balapannya, dia mengatakan bahwa “Kami menjalani balapan yang bagus. Saya tidak bisa mengambil keuntungan dari ban soft di awal balap yang bisa memberi kami sedikit lebih banyak tenaga. Kami tetap konsisten di posisi terendah pada kualifikasi dan mengumpulkan beberapa poin penting.”

Kemudian dia menambahkan, “Tidak mudah untuk menyalip Pecco, karena dia mengerem sangat keras dan di bagian akhir balapan, performa ban sedikit menurun dan tidak banyak yang bisa dilakukan. Sayang sekali karena kami sudah tertinggal jauh.”

Bastianini, dengan raihan 7 poin dari Motegi, dia semakin dekat dengan peringkat tiga besar dalam klasemen sekarang dengan 24 poin, dan dia juga menjelaskan bahwa “Saya tidak bisa banyak menyalip, karena dengan tetap berada di belakang motor pembalap lain, tekanan ban bisa meningkat, dan saya tidak bisa menggunakan titik kuatku yang muncul di tikungan.”

Dan dia mengatakan bahwa, “Saya mengatakan bahwa kami menjalani balapan yang bagus.” Tapi kemudian, mengenai duelnya dengan Bagnaia, “Ketika saya kehilangan posisi melawan Pecco, saya tidak melakukan kesalahan (alibinya memang Pecco kuat), mungkin ada rencana yang dibuat di dalam pit, tapi tidak ada pesan (dari tim) yang datang kepada saya.”

Enea Bastianini semakin dekat ke pucuk?, “Saya mengatakan bahwa ini adalah poin penting, dan kami telah membuat banyak poin atas Bagnaia dan Aleix Espargaro.” Seri berikutnya akan berlangsung pada akhir pekan ini di Thailand. Karena Bestia punya manajer cerdik yakni Carlo Pernat (mantan bos Rossi dulu) mungkin permainan cantik sedang dimainkan, sehingga bukan tidak mungkin mantan Manajer Rossi dulu itu bisa mengantarkan Bestia menjadi juara dunia dengan tanpa memperkeruh suasana, meskipun hanya tersisa 100 poin.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: