Marc Marquez: Sarung Tangan Tersangkut Kamera dan Berusaha Hindari Cedera Lagi

RiderTua.com – Marc Marquez mencetak waktu ke-6 tercepat pada hari pertama latihan bebas MotoGP di Jepang hari Jumat lalu. Dan dengan kondisi lintasan yang ‘menguntungkan’ bagi cederanya (tidak membebani tangannya) dia berhasil meraih pole atau start terdepan di kualifikasi. Juara dunia delapan kali dari tim Honda tersebut telah mengikuti seri keduanya setelah sempat terhenti untuk melakukan operasi lengan untuk keempat kalinya, dan telah menghindari cedera setelah sarung tangannya tersangkut di motornya (kamera onboard) saat kembali ke dalam pit. Apa yang dikatakan Marc tentang tangannya yang tersangkut itu?

Sirkuit Motegi akan membutuhkan lebih banyak tenaga fisik daripada di Sirkuit Aragon MotorLand, tetapi Marquez tentu tidak menyia-nyiakan dirinya dalam sesi FP1. “Saya tampil agresif sejak awal, jadi itu adalah sesi latihan yang sangat penting. Tujuannya yaitu untuk berada di sepuluh besar dan saya lebih suka bekerja sendiri untuk seluruh sesi. Sensasinya sudah bagus sejak awal, bahkan jika balapan nanti (berlangsung 24 lap) akan terasa lama di pundakku.”

Tidak ada pembaruan teknis untuk motor prototype RCV-nya, dan sang juara asal Cervera ini menggunakan konfigurasi yang sama dengan di Aragon. Di sini, di Motegi, titik kelemahan pada motornya kurang jelas, tapi tidak begitu penting untuk tetap ‘membungkuk’ (geber motor) untuk waktu yang lama, dan di dalam tikungan dia mungkin akan berusaha mengerem dengan kuat sampai akhir balapan.

Kedua pembalap tim Repsol Honda tersebut finis di 10 besar di FP1, namun hujan pada Sabtu menguntungkan Marc Marquez. Aspal basah akan memungkinkannya untuk meregangkan lengan kanannya lebih sedikit ( tidak stress berlebih) dan karenanya dia merasakan lebih sedikit konsekuensi dari upayanya di sesi kualifikasi. “Karena (hari ini) hujan, pasti saya langsung melaju tanpa memikirkan lengan saya dan berkendara dengan semua yang saya miliki. Tanpa kegilaan (agresivitas), tetapi bagaimana kecepatannya untuk seluruh balapan? Akan sulit bagiku untuk mempertahankan kecepatan ini (dalam balapan).”

Setelah kembali ke pit, sarung tangannya tersangkut pada kamera yang diletakkan di bagian belakang motor RC213V-nya. Namun tidak ada konsekuensi untuk Marquez. “Saya ragu apakah akan ganti motor atau tidak di luar, tetapi kemudian mekanik yang sangat akrab dengan saya membangunkanku (disadarkan saat sedang fokus mikir), itu sebabnya saya suka dengan mereka,” kata Marc bercanda..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: