Marc Marquez ‘Diserang’ Atas Insiden di Aragon: Dia di Luar Kendali

RiderTua.com  – Kembalinya Marc Marquez ke MotoGP setelah lebih dari tiga bulan absen setelah operasi pada lengan kanan terakhirnya, setelah mendapat persetujuan dari para dokter. Aragon seharusnya menjadi sirkuit yang ideal untuk kembali membalap, mungkin dengan harapan akan hasil yang baik. Awal race langsung menjadi tontonan yang mendebarkan, ketika juara asal Cervera tersebut meluncur dari posisi 13 ke posisi 6, namun pertama dia terjadi kontak dengan Fabio Quartararo ketika dia ‘sedikit’ membuat kesalahan.

Kemudian kontak kedua dengan Taka Nakagami yang jatuh dan menyebabkan luka pada tangan kanannya. Di media sosial, komentar yang menyerang menghujani juara dunia delapan kali tersebut, yang segera ‘turun tangan’ untuk mengklarifikasinya.

Race Direction telah melabeli dua kejadian tersebut sebagai ‘insiden balapan’, dan kali ini tidak ada rumor mengenai keputusan dibalik FIM Panel di MotoGP tersebut. Namun ada yang percaya bahwa manuver Marquez terlalu ekstrem, seperti Johann Zarco yang tak segan-segan menunjukkan jarinya pada pembalap nomor #93 tersebut setelah balapan di MotorLand. “Dia berlebihan. Saya benar-benar menyukai gayanya, dia merupakan salah satu pembalap terkuat dan saya mengatakannya pada Kamis lalu, tapi dia tidak bisa bermanuver seperti itu dalam balapan, terutama setelah kontak dengan Fabio. Itu adalah lap pertama yang kacau,” kata pembalap asal Prancis dari tim Pramac Racing tersebut. Potongan fairing yang tersangkut di ban belakang motor RC213V milik Marquez hanya akan menjadi alibi menurut Zarco. “Sebuah cara untuk mencari pembenaran atas insiden tersebut dan tidak menerima semua tuduhan tersebut.”

Quartararo mendinginkan semua kontroversi tersebut dengan menegaskan bahwa Marquez tidak bersalah atas apa yang terjadi di lap pertama. “Dia tidak perlu meminta maaf.” Namun yang mengkhawatirkan dari gambar-gambar insiden tersebut yaitu bahwa dia menggarisbawahi keagresifan yang berlebihan dari juara dunia delapan kali tersebut ketika balapan dimulai.

Sementara Chicho Lorenzo menganalisa insiden yang menjatuhkan Nakagami, memaksanya untuk melakukan operasi kecil di Barcelona di klinik Dexeus. “Kita bisa melihat bagaimana motornya bergerak menyamping untuk mencari lintasan yang ideal. Saya tidak berpikir motornya memaksanya. Saya melihatnya beberapa kali dan saya pernah melihat pembalap yang lepas kendali.”

Manajer tim HRC, Alberto Puig, menganggap ini sebagai insiden biasa dan membela Marquez atas kritik tersebut. “Dia tidak dapat menjaga motornya tetap lurus karena masalah pada (roda) belakangnya. Sayangya Taka terlalu dekat (dengannya), mereka bersenggolan dan jatuh. Itu adalah kejadian yang sangat disayangkan bagi ketiga pembalap. Kami tahu Fabio sedang bertarung untuk merebut gelar, jadi ini membuat segalanya lebih rumit baginya.”

Related Articles

3 COMMENTS

  1. Mantab Marc Marquez idola kawula muda Indonesia masa kini dan masa mendatang
    Gada balapan kok lembut ??
    Ekekekek 😂 kesian deh luh 😂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: