Johann Zarco Sedih Namanya Tidak Dipakai untuk Chicane Baru Spielberg

RiderTua.com – Johann Zarco datang ke GP Austria di Spielberg dengan pikiran positif setelah mengalami crash pada balapan MotoGP terakhir di Silverstone. Chicane baru Red Bull Ring juga membuatnya tetap santai, karena sirkuit sepanjang 4,3 km itu biasanya cocok dengan Ducati Desmosedici yang bertenaga. Perubahan trek Austria tahun ini adalah akibat insiden mengerikan Zarco dan Morbidelli, dengan alasan untuk mengenang kejadian itu kenapa nama Zarco tidak dipakai, “Saya sedikit sedih karena nama saya tidak tercantum di sana. Akan lebih baik jika inisial saya dicatat di sana,” kata Zarco sambil tertawa.

“Setelah Silverstone, saya hanya memikirkan hal-hal positif. Feeling baik saat memimpin balapan dan menjadi cepat sepanjang akhir pekan, melebihi pikiran setelah crash. Sungguh fantastis, akhirnya merasakan apa yang saya harapkan untuk banyak balapan dengan Ducati,” ujar rider asal Prima Pramac itu.

Johann Zarco menambahkan, “Saya hanya ingin menjaga feeling itu di Spielberg. Saya pikir itu mungkin karena motornya mampu menang hampir di trek mana pun. Kami harus dapat menggunakan motor dengan cara sebaik mungkin. Ini chicane baru, sangat sangat lambat. Itu tidak akan menjadi masalah besar bagi Ducati karena kami selalu unggul di trek ini.”

“Tetapi keunggulannya tidak akan sebesar sebelumnya, karena semua motor lain telah meningkat pesat. Bahkan untuk Yamaha yang sangat pandai mengubah arah motor dan melibas tikungan, tidak akan membawa keuntungan apa pun. Chicane terlalu lambat untuk memberi mereka keuntungan. Pengereman keras dan fase akselerasi akan bermain di tangan kita,” imbuh rider berusia 32 tahun itu.

Chicane baru ini dibuat, hasil dari crash serius antara Zarco dan Franco Morbidelli pada tahun 2020. Bagaimana Zarco secara pribadi melihat perubahan struktural ini? “Saya sedikit sedih karena nama saya tidak tercantum di sana. Akan lebih baik jika inisial saya dicatat di sana,” ujar Zarco sambil tertawa.

Kemudian rekan setim Jorge Martin itu menekankan, “Ini akan sedikit membantu memperlambat segalanya. Masih ada kemungkinan seseorang akan crash di sana. Tetapi karena di sana kecepatannya sangat rendah, itu mungkin hanya crash kecil. Itu adalah solusi pertama untuk menghindari crash serius seperti yang terjadi 2 tahun lalu.”

“Secara teknis, sangat disayangkan jalur lama hilang. Tapi bagi saya pribadi itu tidak buruk karena saya tidak terlalu kuat di area ini. Tidak mudah menyalip seseorang di sana, karena kita masuk di tikungan dengan kecepatan tinggi,” pungkas Zarco.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: