Tidak Ada Rossi, Tribun Silverstone Banyak yang Kosong

RiderTua.com – Tampaknya penggemar MotoGP belum bisa move on dari Valentino Rossi. Seperti halnya sirkuit lainnya, sejak legenda asal Tavullia-Italia itu mundur dari MotoGP, tribun penonton mengalami penurunan yang sangat signifikan. Begitu juga di GP Inggris. Sejak gelaran MotoGP di negara Ratu Elisabeth itu pindah venue dari Donington Park ke Silverstone, penonton tidak pernah sepadat tahun ini. Tercatat sebanyak 41.002 penonton datang ke balapan di Silverstone pada hari Minggu, dan jika ditotal selama 3 hari (Jumat-Minggu) terdapat 100.400 penggemar yang datang langsung ke sirkuit. Namun jumlah penonton tersebut tetap jauh di bawah ekspektasi.

Stuart Pringle selaku Managing Director Silverstone  mengatakan, “Dorna tahu mereka memiliki pekerjaan besar. Ketika Valentino (Rossi) mengumumkan pengunduran dirinya, kami melihat apa yang terjadi pada penjualan tiket. Semua orang masih memakai baju Rossi mereka. Itu ‘nama’ yang dominan di luar sana,” kata Pringle.

Tidak Ada Rossi, Tribun Silverstone Banyak yang Kosong

Hampir 100.000 penonton selama 3 hari? Jumlah penggemar yang sama saat balapan di Le Mans, Assen dan di Sachsenring sebelum liburan musim panas, tetapi hanya pada race hari Minggu! Menurut standar Silverstone, itu adalah penurunan yang ekstrem. Karena tahun lalu sebanyak 142.000 orang datang ke trek sepanjang 5,9 km itu.

Stuart Pringle selaku Managing Director Silverstone menjelaskan, “Itu adalah hari yang cerah tapi saya sedikit kecewa, karena tidak banyak penonton yang datang. Saya pikir promotor nasional, penyiar nasional, dan badan pengatur nasional semuanya memiliki sesuatu untuk dilakukan di sini. Kita semua harus bekerja sama.”

“Dorna tahu mereka memiliki pekerjaan besar di depan mereka dan kami semua merasakannya tahun lalu. Ketika Valentino (Rossi) mengumumkan pengunduran dirinya, kami melihat apa yang terjadi pada penjualan tiket. Semua orang masih memakai baju Rossi mereka. Itu ‘nama’ yang dominan di luar sana,” imbuh Pringle.

Di GP Formula 1 pada awal Juli, sebanyak 115.000 penggemar menghadiri Silverstone pada hari Minggu saja dan lebih dari 300.000 orang selama akhir pekan. Dengan Lewis Hamilton, George Russell dan Lando Norris, ada tiga pembalap lokal di grid start, dan Max Verstappen secara teratur menginspirasi penggemarnya.

Apakah MotoGP saat ini kehilangan bintangnya? Valentino Rossi telah mengakhiri karir balapnya, Marc Marquez masih berusaha keras untuk comeback setelah operasi keempat pada bulan Juni.

“Kami akan mendukung Dorna dalam inisiatif mereka. Saat ini Formula 1 sedang naik pamor karena melakukan pekerjaan yang fantastis dengan seri Netflix-nya, yang tidak diupayakan oleh Dorna. Mereka malu bahwa ‘MotoGP Unlimited’ salah langkah,” kata direktur pelaksana Silverstone itu.

Stuart Pringle Managing Director Silverstone
Stuart Pringle Managing Director Silverstone

Selain itu, tentu saja situasi ekonomi di seluruh Eropa telah berubah. Saat ini, mungkin orang-orang tidak dapat menghabiskan uang sebanyak itu untuk nonton balapan lagi. “Kita harus berusaha, tidak hanya duduk di sini dan melakukan apa yang telah kita lakukan selama 10 atau 12 tahun terakhir. Maka tidak akan ada yang berubah,” lanjut Pringle.

Akhir-akhir ini pekerjaan operator trek tidak mudah. Balapan gagal digelar pada 2018, karena hujan deras dan genangan air membuat tidak mungkin melaju di trek balap. Kemudian lintasan balap diaspal ulang. Namun balapan juga dibatalkan pada 2020 karena situasi tidak memungkinkan.

“Kami sama sekali tidak berniat kehilangan GP dan saya sangat terdorong oleh umpan balik positif Dorna pada event kami. Jika mereka punya sesuatu untuk dikeluhkan, itu hanya karena tribun kami kosong dan kami tidak dapat mengisinya. Mereka tidak akan senang dengan jumlah penonton pada akhir pekan ini, tetapi kami dapat melakukan yang lebih baik. Kami harus bekerja keras,” pungkas Pringle.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: