Bos Yamaha: Jangan Menyerah Franco!

Monster Energy Yamaha MotoGP RiderTua.com – Dalam 11 balapan di paruh pertama MotoGP musim 2022, Franco Morbidelli hanya mendulang 25 poin dan menempati peringkat 19 dalam klasemen. Hasil ini berbanding terbalik dari hasil yang ditorehkan rekan setimnya Fabio Quartararo yang memasuki jeda musim panas sebagai pemuncak klasemen dengan 3 kemenangan dan 3 kali finis ke-2. Selisih poin antara keduanya sangat banyak yakni mencapai 147. “Saat ini hanya Fabio yang mampu menggunakan aspek bagus dari Yamaha,” kata manajer tim Massimo ‘Maio’ Meregalli. Tapi sejauh ini dia masih percaya pada kemampuan Morbidelli, apalagi pembalap blasteran Italia-Brasil itu pernah menjadi runner-up MotoGP 2020. “Kami yakin dengan kecepatan yang dimiliki Franco. Kami benar-benar mencari solusi untuk membuatnya lebih nyaman di atas motor, lebih cepat dan lebih konsisten,” tambahnya..

Bos Yamaha: Jangan Menyerah Franco!

“Fabio adalah satu-satunya yang benar-benar dapat memanfaatkan aspek bagus dari Yamaha saat ini. Tapi kami bekerja sangat keras untuk mengembalikan Franco ke tempatnya pada tahun 2020. Kami tahu semua kemampuannya dan kami tidak akan pernah menyerah sampai kami mencapai tujuan itu,” tegas manajer tim Massimo Meregalli.

Meregalli tak mau membiarkan fakta bahwa, Yamaha rupanya hanya mengandalkan satu stand rider. “Pada awalnya itu bukan strategi. Saat ini kami dihadapkan dengan situasi ini, tetapi kami yakin dengan kecepatan yang dimiliki Franco. Kami benar-benar mencari solusi untuk membuatnya lebih nyaman di atas motor, lebih cepat dan lebih konsisten,” imbuhnya.

Bos asal italia itu menambahkan, “Menurut saya, karena hasil balapan tidak menunjukkan apa yang dia tunjukkan di balapan terakhir. Kecepatannya benar-benar meningkat. Yang hilang sekarang adalah perburuan waktu. Dia kesulitan di sana, itu juga sulit untuk dipahami. Tetapi dia mengeluh tentang terlalu banyak cengkeraman. Dia tidak bisa memutar motor dan berputar seperti yang dia inginkan.”

“Tapi saya yakin, jika posisi startnya lebih baik maka hasil di balapan pasti akan lebih baik lagi. Dan itu tidak mudah. Terutama bagi kami, untuk mendapatkan posisi di balapan. Jika kita mencapai tujuan sehingga dia bisa start lebih jauh di depan, kita akan mulai melihat Franky dengan kecepatannya lagi.”

Apakah merupakan pilihan tepat bagi Yamaha untuk memberikan ‘Franky’ Ramon Forcada sebagai kepala krunya seperti saat dia merayakan kesuksesan di Petronas SRT? Bagaimanapun, duo ini berhasil memenangkan tiga balapan MotoGP. Murid Valentino Rossi itu kini bekerja sama dengan mantan teknisi Ohlins Patrick Primmer sebagai kepala krunya di tim pabrikan Yamaha.

Manajer tim Yamaha itu menegaskan, “Saya tidak berpikir itu masalahnya. Dia puas dengan tim kerjanya dan kami juga percaya pada kemampuan Patrick Primmer.”

Maio curiga ada alasan lain untuk masalah Morbidelli. “Bahkan jika dia adalah seorang pembalap Yamaha pada tahun 2020, tapi sekarang dia menunggangi motor yang berbeda. Terkadang dia mencoba untuk menemukan feeling yang sama dengan tahun 2020, tetapi motor tahun 2022 punya karakteristik yang berbeda. Kami sedang berusaha untuk membuatnya lebih nyaman di atas motor dengan anggota tim yang kami miliki. Dan kami juga percaya bahwa mereka adalah karyawan yang sangat baik,” pungkas Meregalli.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page