Maverick Vinales: Saya Pria Paling Bahagia di Dunia

RiderTua.com – Maverick Vinales start dari posisi ke-11 di grid di TT Belanda-Assen. Tapi usai start, rider Aprilia itu langsung melesat dan masuk ke grup terdepan. Saat insiden Fabio Quartararo dan Aleix Espargaro, dia tak mau melewatkan kesempatan untuk meraih podium. Dengan finis ke-3, Vinales meraih podium pertamanya untuk pabrikan asal Noale-Italia itu sementara Aleix finis keempat. “Saya akan membantu Aleix dalam pertarungan Kejuaraan Dunia,” kata Vinales usai balapan 26 lap di Sirkuit TT sepanjang 4,5 km. Bisa dilihat Aprilia RS-GP setara dengan Ducati.. Namun kita lihat tahun depan tanpa konsesi bagaimana?

Maverick Vinales: Saya Pria Paling Bahagia di Dunia

“Itu adalah balapan yang sangat sulit, tapi saya sangat menikmatinya. Di Sachsenring sebenarnya saya sudah bertarung untuk podium, sayang saya mengalami masalah teknis. Kami hanya mengambil motivasi dan momen dari balapan sebelumnya bersama kami,” ujar Vinales dalam konferensi pers.

Pembalap berusia 27 tahun itu menambahkan, “Setelah pemanasan, saya tahu bahwa saya bisa bertarung untuk tiga besar. Tapi saya tidak mengira bisa berada di depan sejak start. Aprilia percaya pada saya, kami mencapai hasil bagus selangkah demi selangkah. Potensinya sangat tinggi. Dalam balapan mendatang saya ingin bertarung untuk meraih kemenangan. Kejuaraan berada di level tinggi, tetapi saya akan memberikan segalanya.”

Pembalap terbaik di TT Assen musim ini adalah Aleix Espargaro. Rekan setim Vinales itu kesulitan melewati lintasan setelah dia keluar (insiden dengan Quartararo) dan berakhir tepat di belakang 3 tempat teratas. “Saya pikir Aleix tersingkir. Ketika di garis finis saya menoleh untuk melihatnya, saya tahu dia melaju sangat cepat. Saya sangat senang untuk Aprilia. Kami berdua ingin naik podium, tapi Aprilia dan Grup Piaggio tidak mempermasalakannya. Saya juga senang untuk Aleix, karena dia terbuka di Kejauraan Dunia,” kata Vinales dengan takjub kepada rekan setimnya itu.

Dengan finis di posisi ke-3, mantan pembalap Yamaha itu naik ke peringkat 12 dalam klasemen. Sementara Aleix memperkecil jarak dengan Quartararo menjadi 21 poin. “Jika saya punya kesempatan, saya akan membantunya dalam pertarungan Kejuaraan Dunia. Kami selalu memikirkan tim. Sejak Mugello, kami telah bekerja sama dengan sangat baik. Itu membuat kami sangat kuat,” kata Vinales.

Setahun lalu dia naik podium bersama Yamaha untuk terakhir kalinya di Assen. Setahun kemudian, dia masuk 3 teratas dan meraih podium pertama dengan mesin baru. Seberapa bangga yang dirasakan Vinales dengan pencapaian ini? “Banyak yang telah terjadi, tetapi saat ini saya adalah orang paling bahagia di dunia. Saya tidak bisa mengeluh karena saya dibekali motor yang sangat kompetitif, skuat yang sangat bagus, perusahaan yang benar-benar sempurna, dan keluarga yang fantastis. Mereka tahu saya ‘mampu’, pungkas pembalap asal Spanyol itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page