Jonathan Rea: Bautista di Level yang Berbeda, Motor atau Pembalapnya?

RiderTua.com – Sejak awal, Jonathan Rea tahu bahwa Alvaro Bautista akan menjadi lawan yang tangguh di Misano, dia seperti tidak bisa melakukan apa pun untuk melawan Alvaro. “Dia seperti membalap di level yang berbeda,” katanya.. Dalam balapan, perbedaannya sangat mencolok. Pada balapan pertama, Rea berada di urutan kedua dalam 5,1 detik, dalam balapan Superpole juga 5 detik di urutan yang ke-3, dan pada race kedua di posisi ke-4 di garis finish, dengan jarak yang luar biasa: 15 detik. BTW: Di level motor atau pembalapnya yang berbeda, atau keduanya? Karena saat Bautista memakai Honda dia tak mampu ‘berbicara’ banyak (peringkat 10 dunia)..

Jonathan Rea Tidak Berdaya Melawan Bautista

“Kami mendapatkan apa yang mungkin. Saya rasa, saya seperti tidak bisa melakukan apa pun untuk melawan Alvaro di Misano. Dia seperti membalap di level yang berbeda. Tapi aku tidak mampu dan tidak ingin mengeluh. Saya finis ke-2, ke-3 dan ke-4 dan melewati akhir pekan tanpa cedera dan dengan poin bagus,” ujar Rea.

“Dalam balapan Superpole, saya merasa baik-baik saja pada awalnya. Tetapi kemudian ketika kecepatan meningkat saya tidak bisa mengikuti Toprak, ritmenya terlalu bagus untuk itu. Setelah itu saya duel melawan Alvaro dan itu baik-baik saja pada awalnya, tetapi ketika dia punya slipstream, dia menjauh dari saya. Saya rasa, saya mendapatkan hasil maksimal dari motor, tapi itu tidak cukup. Mereka meninggalkanku. Saya berkendara agak jauh di belakang, itulah posisi saya,” ungkap Rea kecewa.

Sejauh musim ini, Rea selalu naik podium di setiap balapan. Di run kedua, pemegang rekor juara dunia itu hanya berhasil finis di urutan ke-4.

“Saya tidak memulai dengan baik. Di tikungan pertama saya berada di urutan ke-4 dan kemudian saya berada di belakang Toprak dan Alvaro. Saya berada di barisan depan ketika mereka bertarung cukup agresif di Tikungan 14,” imbuh rider asal Irlandia Utara itu.

“Ritme saya sebenarnya cukup bagus, saya hanya punya masalah saat memasuki tikungan. Motor saya slip ke sudut dan itu menyebabkan bergetar. Tapi saya baik-baik saja dengan itu, lalu kecepatan saya tidak cukup baik dan gripnya kurang bagus. Ban Pirelli dengan pilihan yang berbeda tidak benar-benar membantu kami di sini,” pungkas Rea.

Setelah 4 seri, Rea mengantongi 184 poin kalah 36 poin di belakang pemimpin klasemen Bautista. Situasi ini sama seperti musim 2019 ketika dia mengejar Bautista. Bahkan kala itu dia tertinggal 61 poin.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page