Jorge Martin Pecahkan Rekor Top Speed Mugello 363,6 km/jam

RiderTua.com – Jorge Martin hanya finis di tempat ke-13 di GP Italia-Mugello, karena pembalap Pramac-Ducati itu mengeluhkan masalah girboks. Tetapi pada lap kedua dari 23 lap, pembalap berusia 24 tahun itu melakukan sesuatu yang spektakuler. Pembalap berjuluk Martinator itu mencatat rekor top speed baru di kelas MotoGP pada 363,6 km/jam pada trek start-finish lurusan sepanjang 1,141 km. Rekor top speed Mugello sebelumnya ditorehkan oleh pembalap pabrikan KTM Brad Binder pada tahun 2021 (362,4 km/jam).

“Ini sangat berisiko. Karena ketika kita masuk ke tikungan pertama, sungguh menakjubkan bagaimana angin menggerakkan motor. Atau, saat kita dekat dengan pembalap lain yang sedang menjulurkan kakinya. Tetap saja ini perasaan yang menyenangkan, bisa membalap dengan sangat cepat,” jelas Martin. Sekali lagi top speed bukan jaminan menang, meskipun juga diperlukan, karena sirkuit banyak belokannya, treknya bukan jalan KA..

Top Speed Mencapai 363,6 km/jam, Jorge Martin: Sangat Berisiko!

Pada hari Sabtu, Stewards MotoGP menghukum Jorge Martin karena menghalangi seorang pembalap dalam latihan ketiga. Akibatnya, pembalap asal Spanyol itu turun tiga tempat di grid start. Rider 24 tahun itu harus start dari posisi ke-14 di grid GP Italia. Itu tidak membuat segalanya menjadi mudah.

“Tentu saja, start dari belakang tidak membantu kami. Lap pertama gila, saya mencoba menyalip beberapa pembalap tetapi mereka terus melawan. Sangat sulit untuk memperebutkan posisi yang bagus di awal balapan,” jelas Martin usai balapan.

Selain itu, Martin juga mengeluhkan adanya masalah teknis dengan Ducati GP22-nya. “Pada lap keenam gearbox saya bermasalah, karena saya tidak bisa berpindah dari gigi kedua ke ketiga dengan mudah. Itu menghabiskan banyak waktu saya. Saya juga mengalami masalah besar di tikungan terakhir dan pertama, karena saya tidak bisa mengganti gigi sesuka hati. Saya terjebak di gigi tinggi. Terkadang saya harus mengoperasikan tuas persneling empat atau lima kali untuk mengganti gigi,” ujar rekan setim Johann Zarco itu.

“Saya berada di grup depan, tetapi karena masalah ini, banyak pembalap menyalip saya. Kecepatannya akan cukup baik untuk masuk 6 besar. Saya merasa lebih baik dengan motor, tapi sayangnya tidak ada yang bisa saya lakukan. Setidaknya kami menyelesaikan balapan dan mendulang poin, itu membuat kami lebih percaya diri,” pungkas Martin.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page