Jack Miller Bernasib Seperti Petrucci, Dilempar Kesana-sini?

RiderTua.com – Jika peluangnya di tim resmi menyusut jadi 30%, Jack Miller bisa saja bertarung berebut tempat di KTM dengan Alex Rins dan Pol Espargaro.. Sekarang keputusan yang jauh lebih sulit harus dibuat di Ducati. Bagaimana line-up dari keempat tim MotoGP Ducati untuk 2023?… Kini kontrak dengan Enea Bastianini telah diperpanjang hingga akhir 2024. Tetapi di tim mana dia akan bergabung masih menjadi tanda tanya. Baru-baru ini Ducati melaporkan bahwa Bestia berpeluang 70 persen mengambil alih tempat Miller di tim pabrikan.

Jika benar Miller ‘dilepas’ ke KTM, kita akan ingat perjalanan Petrucci yang melipir dari Pramac ke tim resmi Ducati, dilempar ke KTM lalu merana saat ditendang tim Tech3 dan mengembara kemana-mana, sementara penggantinya tidak lebih baik darinya… Namun tunggu dulu, ada opsi jika Bastianini ke tim resmi, Miller ke Pramac, Zarco bisa ditempatkan di Gresini..

Bastianini akan ditransfer ke tim Ducati Lenovo untuk 2023, apakah dugaan ini salah atau benar? “Ini adalah kemungkinan. Tapi itu belum 100 persen pasti. Prospek Enea jelas bagus. Tetapi Ducati ingin menunggu dua balapan lagi di Mugello (29 Mei) dan Catalunya (5 Juni), sebelum membuat keputusan akhir,” ujar Paolo Ciabatti jelang GP Mugello.

Keputusan itu dibuat berdasarkan apa? Bos Ducati itu menjawab, “Grafik performa Bastianini terus naik keatas, performa balapnya luar biasa, dia lebih muda ketimbang Miller, dia juga sudah meraih tiga kemenangan musim ini, sementara Miller belum. Dan Jorge Martin, 5 kali gagal finis pada tahun 2022. Jadi tidak ada yang bisa dikatakan tentang Enea. Kami harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keinginan sponsor kami. Jorge Martin adalah pembalap yang fantastis tetapi dia mengalami 5 kali crash dalam 7 balapan pertama. Kami tidak ingin tergesa-gesa. Karena itu kami menunggu sampai kami memutuskan, siapa yang masuk tim mana. Kami ingin memikirkan semuanya dengan hati-hati.”

Tapi faktanya sudah jelas, bahwa Enea adalah satu-satunya pembalap yang meraih tiga kemenangan tahun ini. Sebagai pembalap Ducati terbaik, dia berada di peringkat 3 dalam klasemen, hanya kalah 8 poin di belakang pemimpin klasemen Quartararo. Di sisi lain, sejauh ini Jorge Martin berhasil finis ke-2 (GP Argentina) dan ke-8 (GP Amerika). Dia terpaut 74 poin di belakang Quartararo. “Ya, Jorge 5 kali gagal mencetak poin. Tapi harus dikatakan bahwa crash di Qatar bukan salahnya, karena dia terbawa jatuh oleh Bagnaia,” ujar bos asal Italia itu.

Gigi Dall'Igna - Paolo Ciabatti - Ducati
Gigi Dall’Igna – Paolo Ciabatti – Ducati

Jack Miller dan KTM

Jika Bastianini bergabung dengan Bagnaia di tim pabrikan, Ducati punya tiga kandidat untuk tim Pramac yakni Miller, Zarco, dan Jorge Martin. “Pertama kita harus menunggu dan melihat apa yang akan dilakukan Jack Miller. Tentu saja kami mendengar bahwa dia sedang bernegosiasi dengan KTM. Itu bukan rahasia. Kami mengatakan kepada Jack dan manajernya Aki Ajo, ‘jika Anda mencari tempat di tim pabrikan, silakan lihat-lihat karena saat ini kami tidak dapat menawarkan Jack tempat di tim pabrikan 2023. Jadi mungkin kami punya lima pembalap untuk kedua tim. Mungkin hanya empat pada akhirnya,” ungkap Paolo.

Sejauh ini, KTM belum menggunakan opsi pada Oliveira, Gardner dan Raul Fernandez. Jadi Jack Miller secara teoritis bisa membalap bersama Brad Binder di tim pabrikan Red Bull. Namun Alex Rins dan Pol Espargaro juga memungkinkan. Tapi Jack menemukan paket yang lebih kuat di Ducati. “Ya, setelah 5 tahun Jack sangat mengenal motor kami. Secara teknis dia lebih tepat untuk tetap bersama Ducati. Tapi kami juga harus menyepakati gaji dan durasi kontrak,” lanjutnya.

Paolo melanjutkan, “Bisa saja Jack mendapat tawaran gaji yang lebih baik dari kompetitor. Kemudian kita harus memeriksa apakah sesuai level atau tidak. Tidak diragukan lagi Ducati akan senang jika kami bisa mempertahankan Jack. Tetapi belum mungkin untuk mengatakan, apakah kami akan berhasil dan apakah kondisinya memungkinkan.”

Jia Enea ke tim pabrikan, ini artinya Gresini Racing akan kehilangan Bastianini. Akankah Ducati membantu dalam mencari pembalap top baru? “Kami mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan tim balap ini. Mereka yang bertanggung jawab di Gresini selalu berkonsultasi dengan kami dalam hal keputusan tersebut. Tentu, jika Bastianini pergi ke tim pabrikan atau ke Pramac, kami akan berdiskusi dengan tim Gresini, pembalap mana yang punya level bagus yang tersedia,” lanjutnya.

“Ketika tim MotoGP yang terbiasa menang mencari pembalap, pasti sulit untuk mengganti pembalap top dengan rookie. Juga, setiap tim harus membuat sponsor mereka senang. Dan beberapa sponsor tidak puas hanya dengan melatih pembalap muda. Para pemodal ingin menjadi yang terdepan, memiliki publisitas dan ditampilkan di TV.”

Jika Jack Miller memutuskan kembali ke Pramac, apakah Zarco bisa ditukar ke Gresini?
“Kenapa tidak? Tapi masih terlalu dini untuk memikirkannya. Karena mungkin Jack akan pindah ke tim yang berbeda (KTM),” pungkas bos Duacti itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page