Pabrikan Eropa Kalahkan Pabrikan Jepang di MotoGP

RiderTua.com – Menjelang seri ke-5 MotoGP 2022 di Portimao, kita akan membahas tentang statistik. Bukan waktu yang mudah bagi pabrikan asal Jepang (Honda-Yamaha-Suzuki) karena dari 6 balapan terakhir di kelas utama semuanya dimenangkan oleh pabrikan Eropa (Ducati, KTM, Aprilia). Apakah ini artinya pabrikan Eropa sudah tundukkan pabrikan Jepang di MotoGP hingga saat ini?.. Autodromo Internacional do Algarve telah menggelar 3 balapan dan setip kali balapan memunculkan pemenang baru. Pembalap yang pertama kali menang adalah rider lokal yakni Miguel Oliveira (Red Bull KTM), yang merayakan kemenangan perdananya di GP Portugal 2020 saat itu masih bersama tim Tech3. Musim 2021 lalu rider Yamaha Fabio Quartararo meraih kemenangan di balapan pertama pada bulan April. Lalu pada balapan kedua di bulan November, Pecco Bagnaia (Ducati) memenangkan race di lintasan roller coaster itu.

Statistik: Pabrikan Eropa Kalahkan Pabrikan Jepang di MotoGP

Tahun lalu, Suzuki finis di posisi ke-2 berkat Joan Mir di GP Algarve. Itu merupakan hasil terbaik Suzuki di Portimao dan merupakan podium terakhir bagi pembalap berusia 24 tahun itu yang menjadi Juara Dunia MotoGP 2020. Setelah Alex Rins merebut podium ke-500 Suzuki di GP Austin, ekspektasi tim semakin tinggi.

Sejauh ini rekor Honda di lintasan sepanjang 4,592 km memang mengecewakan. Alex Marquez mencapai hasil terbaik tahun lalu, ketika dia finis di tempat ke-4 dengan LCR-Honda-nya.

Skuat Aprilia yang sedang berkembang, finis di posisi ke-6 di Portimao pada tahun 2021. Saat itu Aleix Espargaro dalam performa yang lebih baik. Setelah kemenangan yang sangat emosional di Termas de Rio Hondo pada awal April lalu, tim asal Noale-Italia itu mengincar hasil yang lebih baik lagi di Portimao.

Pemimpin klasemen Enea Bastianini berhasil merayakan kemenangan MotoGP kedua bagi Ducati di Amerika Serikat, setelah Casey Stoner menang di Laguna Seca pada 2007. Itu adalah kesuksesan ke-60 bagi pabrikan asal Borgo Panigale itu di kelas MotoGP. Itu juga merupakan kemenangan ke-255 bagi seorang pembalap Italia di kelas utama.

Dengan 61 poin, Bastianini menorehkan hasil terendah sebagai pemimpin klasemen setelah 4 balapan pertama sejak diperkenalkannya sistem poin modern pada 1993. Ini menegaskan keragaman di balapan MotoGP saat ini.

Bukan waktu yang mudah bagi pabrikan sepeda motor asal Jepang karena 6 balapan terakhir MotoGP semuanya dimenangkan oleh pabrikan Eropa (Ducati, KTM, Aprilia). Terakhir kali terjadi pada tahun 1973 dan 1974 ketika MV Agusta dan Konig memenangkan 8 balapan berturut-turut. Juga untuk pertama kalinya sejak 1952, tiga pabrikan Eropa yang berbeda memenangkan 4 balapan pertama. Saat itu adalah pabrikan AJS, Norton dan Gilera. Luar biasanya lagi, di sepanjang musim semua pemenang adalah pembalap Eropa.

Jack Miller finis ke-3 di Austin, menjadi pembalap ke-10 yang naik ke podium MotoGP pada 2022 setelah 4 seri pertama. Itu terakhir terjadi pada tahun 1954 dan pada tahun 1951 dimana ada 11 pembalap berbeda yang naik podium.

Perlu dicatat bahwa, pembalap VR46 Luca Marini tidak pernah absen dalam balapan MotoGP mana pun yang diikutinya. Adik Valentino Rossi itu berhasil mencapai garis finis semua 22 seri.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives