Carmelo Ezpeleta: MotoGP Jepang Diragukan!

RiderTua.com – CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, berharap untuk bisa menyelesaikan 21 seri yang direncanakan untuk musim ini, di mana merupakan yang terpanjang dalam sejarah. Hanya GP Jepang yang masih diragukan, sehingga masih menyisakan tanda tanya. Kontrak lima tahun baru antara Dorna dan enam tim pabrikan (Honda, Yamaha, Suzuki, Ducati, KTM dan Aprilia) dengan enam tim satelit mereka (Pramac, LCR, Tech3, Mooney VR46, Gresini Racing dan WithU), sepakat untuk meningkatkan jumlah maksimum balapan dari 20 menjadi 22. Tak lupa diberikan peningkatan bantuan keuangan mereka. Inilah mengapa untuk pertama kalinya, 21 balapan direncanakan untuk musim ini sebagai percobaan awal sebelum sepenuhnya dilakukan 22 seri..

Dalam dua tahun terakhir, karena situasi krisis kesehatan, dari rencana 20 balapan MotoGP, hanya menjadi 14 dan 18 yang bisa digelar. Itu pun bisa berhasil karena terkadang dua balapan diadakan di trek yang sama, meskipun pada tahun 2021 di trek yang sama-pun balapan tidak digelar pada dua akhir pekan berturut-turut, seperti di Portimao, di mana balapan diadakan pada bulan April dan November, dan di Misano:19 September dan 24 Oktober.

Motegi -Japan
Motegi -Japan

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, berasumsi semua balapan tahun ini bisa digelar sesuai rencana, meskipun hanya meragukan GP Jepang… Carmelo Ezpeleta juga tidak khawatir untuk kembali ke Phillip Island.. “Formula 1 menggelar balapan di sana seminggu yang lalu. Jika F-1 bisa tampil di sana, kita juga bisa. Jika kami tidak diharuskan berada di ‘isolasi’ ketika kami memasuki negara itu pada musim gugur, kami akan pergi ke sana. ”

Namun, untuk GP Jepang di Twin Ring Motegi, masih akan menunggu dan melihat. Sampai saat ini, ada kewajiban ‘isolasi’ saat masuk. Namun, anggota tim MotoGP tidak punya waktu untuk tinggal seperti itu, karena Oktober melihat balapan demi balapan berlangsung. Ezpeleta dalam wawancara dengan media Speedweek, berkomentar, “Kami berasumsi bahwa peraturan ‘isolasi’ untuk GP Jepang akan dicabut pada waktunya. Kalau dipaksakan, tentu kami tidak kesana”.

Selain Jepang yang diragukan, untuk seri Asia semuanya berjalan sesuai rencana, seperti GP Malaysia. Tim bekerja di sana pada bulan Februari dalam tes MotoGP. Sebuah solusi juga terlihat dengan BuiriRam-Thailand.

Sejauh ini pada tahun 2022, 100 persen penonton di semua balapan telah diizinkan untuk menempati tribun. Ini juga akan terjadi di Portimo, Jerez, Le Mans dan Mugello, serta di Sachsenring, Assen, KymiRing, Silverstone, Spielberg dan seri lainnya. Ketika berbicara tentang ruang berdiri, otoritas di beberapa negara mungkin masih memerlukan pembatasan. Dan pembatasan di paddock untuk para tamu juga akan tetap dilakukan, tetap harus menunjukkan surat sudah ‘disuntik’ dan negatif..

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives