Manajer Marquez Marah: Marc Butuh Lebih Banyak Dukungan dari Honda

RiderTua.com – Marc Marquez mengalami kesulitan dengan kegagalan teknis saat comeback ke MotoGP di balapan Amerika – Austin. Manajer Emilio Alzamora meminta lebih banyak dukungan dari Honda untuk anak didiknya itu. Cedera yang silih berganti ternyata tak cukup menghentikan karier balap fenomena Cervera di MotoGP. Sekembalinya dari crash di Mandalika yang menimbulkan masalah diplopia, pembalap Honda itu juga harus menghadapi kegagalan teknis di fase awal GP Austin. Start dari posisi terakhir (meskipun punya momentum start) hingga finish keenam dalam dua puluh lap, dia melibas 18 pembalap dengan kecepatan yang sama dengan pemenang balapan Enea Bastianini. Hari yang menyenangkan dan menggembirakan bagi banyak penggemarnya, namun tidak bagi manajernya.. “Saya sedikit marah, karena dia benar-benar bernasib buruk saat start. Emosinya sangat kuat dalam dua tahun terakhir,” kata manajer keluarga Marquez, Emilio Alzamora.

Manajer Marquez Marah: Marc Butuh Lebih Banyak Dukungan dari Honda

Tanpa kegagalan teknis RC213V saat start, Marc Marquez mungkin bisa meraih podium, bahkan jika tidak ada seorang pun di HRC yang menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada motornya. Alarm di dasbor menyala segera setelah dia meninggalkan garasi untuk menempatkan dirinya di grid dan melakukan putaran pemanasan. “Lebih dari bersemangat, saya merasa sedikit marah, karena dia benar-benar bernasib buruk saat start dan itu menandai balapan. Emosinya sangat kuat dalam dua tahun terakhir,” kata manajer Spanyol itu kepada  media Spanyol AS.

Marc Marquez
Marc Marquez

“Posisi keenam di Austin sangat penting, tiga minggu setelah crash di Indonesia, dengan motor yang belum disempurnakan setelah pegembangan musim dingin dan dengan Marc yang tidak dalam kondisi prima, yang menguji kondisi matanya dengan tergesa-gesa dengan CBR600 di Alcarras, sebelum terbang ke Amerika Serikat dan kembali ke pit. “ Tidak ada kata-kata untuk menggambarkannya,” kata Alzamora..

Dia menambahkan,”Saya selalu mengatakan bahwa atlet harus mengejar keberuntungan dan dia mengejarnya, tetapi keberuntungan belum tiba, karena kesalahan teknis di saat start ini telah memperumit balapan untuknya, setelah upaya besar yang dia lakukan untuk sampai ke sini”.

Marc Marquez - Emilio Alzamora
Marc Marquez – Emilio Alzamora

Alzamora meminta dukungan dari HRC

Dia jatuh dan bangkit, Marc Marquez membuktikan untuk kesekian kalinya bahwa dia tentu tidak takut jatuh. Dia meninggalkan Texas dengan 10 poin berharga untuk klasemen dan melanjutkan kejuaraan MotoGP ini dengan tujuan biasa: memenangkan gelar dunia. Dari mana dia mendapatkan kekuatan untuk bangkit kembali setiap saat? “Itu DNA-nya. Atlet terbaik di dunia itu spesial dan Marc adalah salah satunya. Ini pasti. Dia adalah juara dunia delapan kali dan menjalani dua tahun yang sangat sulit, tetapi dia terus berjuang. Dia melakukan segalanya untuk olahraga ini. Dia bahkan pindah rumah, tinggal di Madrid dan mengubah tim medisnya menjadi yang terbaik. Ini memuaskan kami dan membantu kami untuk mencoba dikelilingi oleh yang terbaik. Saya yakin dengan tekad ini hasilnya akan datang”.

Posisi keenam adalah hasil yang tak tertandingi oleh pembalap lain dalam kondisi yang sama (sakit), tetapi Honda dan Marquez menginginkan kemenangan. Di posisi puncak klasemen sementara MotoGP adalah Bastianini dengan 40 poin dan dengan 17 balapan tersisa masih mungkin untuk meraih mimpi gelar dunia. “Kami juga membutuhkan bantuan dari para insinyur HRC untuk membawa motor ini kembali ke puncak empati dengan Marc. Honda telah berusaha keras dan Marc akan memacu lebih keras, tetapi dia membutuhkan Honda untuk membuatnya menjadi motor yang lebih kompetitif. Saya pikir mereka sudah sampai di sana, karena jika tidak, comeback ini tidak mungkin. Namun, kami membutuhkan lebih banyak dukungan (lagi) dari mereka”.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives