Jorge Martin: Valentino Rossi Mengelus Kepalaku dan Saya Tidak Keramas Selama Seminggu

RiderTua.com – Jorge Martin: Valentino Rossi mengelus kepalaku dan saya tidak keramas selama seminggu… Untuk menandai ulang tahun ke-20 era MotoGP, para pembalap melihat kembali kenangan MotoGP pertama mereka. Rider Pramac Ducati, Jorge Martin bercerita tentang pertemuan pertamanya dengan idolanya Valentino Rossi. “Tahun 2006 saya pertama kali masuk paddock MotoGP di Valencia. Saya bertemu Valentino di sana, dia membelai kepala saya. Setelah itu, saya tidak keramas selama seminggu,” kenang pembalap berusia 24 tahun itu yang saat itu baru berusia 8 tahun. Itu adalah pengalaman yang sangat istimewa baginya.

Jorge Martin: Valentino Rossi Mengelus Kepalaku dan Saya Tidak Keramas Selama Seminggu

Jorge Martin melakoni balapan di Red Bull Grand Prix Amerika sebagai peringkat 9 di klasemen. Setelah 2 kali gagal finis di Qatar dan Mandalika, dia mencetak poin pertamanya musim ini di Argentina dengan finis ke-2. Usai balapan, ada perayaan kemenangan bersama pemenang Aleix Espargaro. “Itu malam yang panjang. Kami bersenang-senang dan menyemprotkan sampanye. Aleix dan aku menghabiskan malam bersama, tapi kemudian kami berpisah. Saya sangat lelah tetapi kami sangat menikmati momen ini,” ujarnya sambil tersenyum.

Setelah finis di tempat ke-5 tahun lalu, pembalap berjuluk Martinator itu memiliki target yang jelas untuk balapan di Sirkuit Amerika. “Musim lalu saya sangat cepat di Austin dan saya berada di podium setelah sempat mengalami kesulitan. Dalam dua balapan pertama tahun ini, saya mengalami masalah dalam menjaga kecepatan selama balapan. Untungnya itu bekerja lebih baik di Argentina, yang ingin saya bangun akhir pekan ini,” ungkap rekan setim Johann Zarco itu.

Pada akhir tahun lalu sepertinya Ducati akan menjadi kekuatan yang mendominasi musim ini, tetapi para pembalap masih kesulitan untuk menaklukkan GP22. Pembalap terbaik Ducati saat ini adalah Enea Bastianini di posisi ke-3 di klasemen, tetapi dia mengendarai GP21 dari tahun lalu.

Martin tahu kekuatan dan kelemahan Ducati tahun ini. “GP22 jauh lebih mudah di tikungan. Top speed adalah keunggulan kami tahun lalu, tapi kami kehilangan sedikit top speed tahun ini. Kami harus fokus memulihkan keunggulan kecepatan. Secara keseluruhan, potensi motornya lebih tinggi dari tahun lalu,” tegasnya.

GP Texas ditandai dengan dua peringatan besar. Di satu sisi, Dorna merayakan Grand Prix ke-500 akhir pekan ini. Dimana mereka memiliki hak komersial atas balap motor sport sejak 1992. Di sisi lain, balapan pertama era MotoGP modern berlangsung pada Kamis tepatnya 20 tahun yang lalu di Suzuka. Valentino Rossi masuk dalam catatan sejarah sebagai juara pertama kelas baru. Untuk menandai ulang tahun ini, dalam konferensi pers para pembalap ditanya tentang kenangan masa kecilnya yang ada kaitkannya dengan MotoGP.

“Tahun 2006 saya pertama kali masuk paddock MotoGP di Valencia. Saya bertemu Valentino di sana, dia membelai kepala saya. Setelah itu, saya tidak keramas selama seminggu,” pungkas Martin sambil tersenyum.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives