Bos Aprilia Tak Menyangka Kemenangan Datang Begitu Cepat

RiderTua.com – Di GP Argentina, garasi Aprilia MotoGP bergemuruh dengan sorak sorai dan tangis bahagia. Pada hari Sabtu, pabrikan asal Noale-Italia itu merayakan pole position MotoGP pertama setelah format dikompresi menjadi 2 hari karena masalah kargo yang terlambat. Juga dalam balapan, Aleix Espargaro yang melakoni balapan MotoGP ke-200, berhasil memenangkan balapan di Autodromo Termas de Rio Hondo setelah pertempuran mendebarkan melawan pembalap Pramac Ducati Jorge Martin. Itu adalah kesuksesan pertama bagi Espargaró dan juga kemenangan perdana yang telah lama ditunggu-tunggu untuk Aprilia. Namun bos Aprilia tak menyangka kemenangan datang begitu cepat…

Bos Aprilia Tak Menyangka Kemenangan Datang Begitu Cepat

Podium MotoGP Argentina 2022
Podium MotoGP Argentina 2022

Usai GP Argentina, bos balap Aprilia itu merasa lega. “Saya sangat senang untuk Aleix, untuk tim dan untuk orang-orang yang bekerja sangat keras dan akhirnya mendapatkan penghargaan untuk itu. Aleix mungkin akan mengenang balapan ke-200 selama sisa hidupnya,” kata mantan direktur olahraga Ferrari di Formula 1 itu.

“Saya beruntung bisa meyakinkan orang yang tepat pada saat itu untuk datang ke Aprilia. Mereka percaya pada proyek dengan saya dan itu berhasil. Itu merupakan kolaborasi antara kerja dan keyakinan,” imbuh Rivola, ketika dia mengetahui bahwa Aleix berutang kesuksesan ini terutama pada pekerjaan Rivola.

Bos berusia 50 tahun itu melanjutkan, “Keajaiban datang secara bertahap, karena ketika kita membuat kemajuan, hal itu semakin memotivasi orang dan kemudian kita semakin percaya akan kesuksesan.”

“Meskipun kami tidak memperkirakan bisa menang begitu cepat di musim ini. Ini menjadi masalah, karena ekspektasi jauh lebih tinggi sekarang. Tapi mampu menghadapi ekspektasi adalah seni yang hebat,” kata Rivola sambil tersenyum.

“Aleix pantas mendapatkan kemenangan ini dan saya tidak berpikir ada pembalap yang lebih cepat darinya di atas Aprilia. Maverick sangat berbakat dan baginya Aleix adalah referensi yang sempurna. Di masa depan, Maverick akan mendorong rekan setimnya ke kesuksesan yang lebih besar. Saat ini dia belum mencapainya, tetapi di pertengahan musim, Maverick bisa berada di sana. Itu juga tujuan kami.”

Akankah Aprilia melanjutkan dua pembalap saat ini di tahun mendatang? “Sudah jelas bagi saya sejak awal, bahwa kami akan berada di grid start dengan Aleix dan Maverick dalam 10 tahun ke depan,” canda bos asal Italia itu.

“Aleix bilang dia sudah tua, tapi dia lebih baik dari sebelumnya. Dengan cara dia berlatih dan mentalitasnya, dia akan bisa menjadi cepat selama bertahun-tahun yang akan datang.”

Espargaró memimpin klasemen pembalap, sementara Aprilia juga berada di posisi ke-3 di klasemen pabrikan dan di klasemen tim. Apa impian Aprilia selanjutnya? “Sayangnya, selanjutnya kami balapan di trek terburuk bagi kami. Aleix 5 kali crash di Austin pada tahun 2021,” tegas Rivola.

“Ini akan menjadi ujian yang baik bagi kami, karena tidak buruk untuk datang ke trek yang tidak cocok untuk kami setelah menang besar karena dengan begitu kami bisa banyak belajar. Pada dasarnya, sekarang kami harus membuktikan bahwa kami dapat mengulangi performa apik ini. Ini benar-benar tidak mudah karena pembalap dan motor sangat berdekatan.”

“Saya pikir Ducati akan menjadi lebih kuat dan Pecco akan segera mengejutkan kita semua. Format terkompresi jangka pendek juga sedikit membantu kami. Karena Aleix sudah merasa nyaman dengan motornya sejak awal dan kami hampir tidak perlu mengubah set-up. Dia bisa sepenuhnya berkonsentrasi pada gaya balapinya. Formatnya sangat bagus untuk kami,” pungkas Massimo Rivola.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives