Pol Espargaro: Marc Marquez Tidak Terlalu Memikirkan Risiko

RiderTua.com – Pol Espargaro: Marc Marquez tidak terlalu memikirkan risiko… Pembalap berusia 30 tahun itu masih ingin bersaing melawan bintang MotoGP Marc Marquez di Repsol Honda. Tapi suami Carlota Bertran itu juga menyadari risiko yang harus dihadapi jika membalap seperti Marquez (cedera). Selain itu Pol meyakinkan bahwa, meskipun pada awalnya mengalami kesulitan dengan RC213V, dia tetap yakin bahwa pindah ke Honda adalah langkah yang tepat untuk karirnya. Alasan utamanya tentu adalah Marc Marquez, “Saya selalu melawan Marc di sepanjang karir saya, dalam kelas yang berbeda. Itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan lagi, dan itu adalah salah satu alasan saya meninggalkan KTM,” katanya. Namun, juara dunia 8 kali itu absen di tes pra-musim dan 4 dari 18 balapan musim 2021 di musim debut Pol di Honda. Kini pemenang MotoGP 59 kali itu terpaksa absen lagi akibat kembali menderita diplopia usai crash highside horor saat melakukan sesi pemanasan di GP Indonesia.

Pol Espargaro: Marc Marquez Tidak Terlalu Memikirkan Risiko

Pol Espargaro - Marc Marquez

Sekedar informasi, ketika Pol Espargaro menandatangani kontrak dengan Repsol Honda, hanya beberapa bulan sebelumnya, Marc Marquez berhasil memenangkan gelar MotoGP ke-6 nya bersama tim. “Itulah salah satu alasan saya bergabung dengan Repsol Honda. Saya selalu melawan Marc di sepanjang karir saya, dalam kelas yang berbeda. Itu adalah sesuatu yang ingin saya lakukan lagi, dan itu adalah salah satu alasan saya meninggalkan KTM. Saya memiliki kesempatan untuk balapan bersama Marc Marquez, pembalap terbaik di dunia. Dan saya ingin melihat diri saya dibandingkan dengannya dengan motor yang sama”..

“Saya ingin melihat apa yang dia lakukan secara berbeda, mengapa dia lebih cepat dari saya. Inilah pertanyaan-pertanyaan yang terkadang membuat saya begadang dan akhirnya saya bisa mendapatkan jawabannya. Itu adalah momen penting dalam karir saya, membalap bersama pria hebat ini dan mencoba meningkatkan standar saya sendiri setinggi mungkin,” imbuh pembalap asal Spanyol itu.

Apa yang Pol pelajari bersama Marc? “Tekniknya istimewa. Dia bisa mendapatkan hasil maksimal dari situasi yang sangat-sangat lemah. Itulah yang mengejutkan saya. Ketika kita berpikir itu tidak mungkin karena motor tidak bisa melakukannya, dia ada di sana dan dia menemukan jalan. Tentu selalu sangat berbahaya seperti itu, atau sangat berisiko. Tetapi dia dapat mengambil risiko tinggi itu untuk mewujudkannya,” ungkap adik Aleix Espargaro (Aprilia) itu.

“Terkadang pembalap lain termasuk saya sendiri, bertarung untuk mencapai tingkat risiko itu. Mungkin karena kita terlalu banyak berpikir tentang apa yang bisa terjadi. Sepertinya dia tidak terlalu memikirkannya. Itulah yang membuatnya begitu baik.”

“Tetapi pada saat yang sama, itu juga yang menyebabkan dia crash parah. Ini adalah tindakan penyeimbang dan dia biasanya memainkannya dengan cukup baik, lebih baik dari yang lain,” pungkas Pol Espargaro.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives