Giacomo Agostini Peringatkan Marc Marquez: Segalanya Berubah!

RiderTua.com – Marc Marquez akan melewatkan MotoGP Argentina. Giacomo Agostini menasehati sang juara Repsol itu untuk meninjau lagi batas kemampuannya. Ago memperingatkan Marquez: “Segalanya telah berubah” mengacu pada highside yang dialaminya, serta kondisinya saat ini..  Setelah Valentino Rossi, tontonan MotoGP kehilangan bagian fundamental seperti Marc Marquez. Di Indonesia setelah kondisi yang buruk, Termas de Rio Hondo dia juga akan absen, mungkin juga Austin dan Portimao. Tidak ada yang bisa memprediksi dengan pasti kembalinya dia, tetapi absennya juara Honda itu mulai membebani pertunjukan yang disiapkan oleh Dorna. Dan Giacomo Agostini, legenda dalam sejarah balap motor, tahu apa artinya tanpa kehadiran pembalap fenomenal Spanyol di trek.

Agostini Peringatkan Marquez: Segalanya Berubah!

Marquez kini harus mengandalkan pengobatan untuk sembuh, di tangani Dr. Sanchez Dalmau, dokter mata yang merawatnya pada akhir tahun lalu. “Kita harus mempercayai obat-obatan, yakin bahwa baginya itu adalah pukulan besar lainnya. Semua cedera datang dalam satu kejadian. Sebelumnya ada banyak jatuh tapi saat itu terjadi, selalu baik-baik saja. Tapi itu juga biasa terjadi dalam hidup, pertama semuanya berjalan lancar dan kemudian tiba-tiba semuanya menjadi tidak beres,” kata Agostini  kepada media La Gazzetta dello Sport..

Giacomo Agostini

Di usia 29 tahun Marc Marquez masih punya banyak waktu untuk kembali sukses, “Kami bukan dokter, hanya mereka yang tahu apakah mereka harus dioperasi atau cukup menunggu. Tapi Marc sudah ada di sana untuk saat-saat ini, dan kembali. Baru kali ini kepalanya terbentur keras”.

Saran Giacomo Agostini untuk Marquez

Karir Marc memang beresiko, ini adalah pilihan yang masuk akal. Pendekatan yang berbeda diperlukan (tidak selalu mendekati limit dan ambil risiko ), tetapi Marc sudah memiliki watak yang tidak kenal takut. Kualitas itu telah mengantarkannya pada delapan gelar juara dunia, enam di antaranya di MotoGP. “Dia selalu melaju untuk menang dan tampil maksimal, tapi kita harus paham di mana maksimalnya ini.. Karena memang crash adalah risiko, tapi empat crash di akhir pekan agak terlalu banyak… Saya lihat statistiknya, satu tahun sudah mencapai 27 kali crash, tahun lalu 22 kali… banyak. Dia harus memahami bahwa di luar batas tertentu dia jatuh ke tanah. Jatuh begitu banyak di masa lalu tanpa pernah terluka, Marc mungkin kini juga akan berkurang keberaniannya,” tambah Giacomo Agostini.

Giacomo Agostini – Marc Marquez

Hingga crash Juli 2019 di Jerez dia tampak selalu dilindingi dari cedera, lalu sang dewi fortuna memalingkan wajahnya. Mustahil untuk menahan seorang juara seperti Marc Marquez dengan memintanya untuk tidak melaju lebih cepat. Selalu bermain dengan limit motor adalah masalah pribadinya, “Mungkin saat kita menang, dan segalanya berjalan sesuai rencana, kita tidak mengenal rasa takut.. Dengan semua peralatan keselamatan, rasa aman dan menikung dengan ekstrim. Tetapi ketika Anda mengalami highside seperti dia, segalanya berubah,” pungkas Agostini.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives