Stefan Bradl: Kisah Marquez Rumit, Bisa Sembuh dalam 5 Hari atau Setahun

RiderTua.com – Stefan Bradl mengatkan bahwa kemungkinan dia akan menjadi pengganti Marc Marquez untuk beberapa seri kedepan, dia juga mengatakan proses kesembuhan Marc sulit diperkirakan.. Bisa disembuhkan dalam lima hari atau bahkan dalam setahun, rumit.. Marc Marquez mungkin akan melewatkan beberapa seri MotoGP berikutnya setelah kasus diplopia terbaru. Pengganti potensialnya memperingatkan karirnya dalam bahaya. Tanpa ragu, Marc Marquez akan melewatkan putaran MotoGP berikutnya di Argentina dan Texas. Tim Honda harus menunjuk pembalap pengganti. Masalahnya diplopia adalah kelainan yang dapat muncul kembali kapan saja di masa depan dan oleh karena itu, HRC harus fokus pada pembalap yang mampu menjamin hasil yang stabil, bahkan tanpa adanya Marquez. Pakar atau spesialis dalam oftalmologi dan bedah orbital memperingatkan: kariernya dalam bahaya.

Stefan Bradl berpeluang menggantikan Marc Marquez

Stefan Bradl: Kisah Marquez Rumit Bisa Sembuh dalam 5 Hari atau Setahun
Stefan Bradl: Kisah Marquez Rumit Bisa Sembuh dalam 5 Hari atau Setahun

Turut hadir di GP Indonesia adalah tes rider Honda Stefan Bradl, yang kemungkinan akan menggantikan tempatnya di Termas de Río Hondo, seperti yang telah terjadi pada tahun 2021 dan di beberapa balapan pada tahun 2022. Pembalap penguji asal Jerman itu hadir sebagai komentator di ServusTV.. “Saat Saya melihat crash itu dalam sesi pemanasan, ketika mereka (Honda) memanggil saya, saya akan siap. Saya merasa kasihan pada Marc, dia tidak tahu kapan dan apakah dia akan fit lagi, itu bukan situasi yang mudah. Tidak ada yang tahu kapan dia akan kembali. Ini adalah kisah rumit yang dapat disembuhkan dalam lima hari atau dalam setahun,” katanya..

Karier Marc dalam bahaya

Marc Marquez tahu risiko diplopia-nya akan kambuh, namun pada 2011 dia sudah menjalani operasi saraf optik. Pada bulan November dia kembali mengalami diplopia setelah crash dengan motorcross dalam latihan, dekat Cervera, dan sembuh dalam dua bulan. Kali ini, bahkan beberapa minggu mungkin sudah cukup, tetapi Marc harus terus menghadapi risiko kambuh selamanya (jika jatuh lagi). Karena masalah saraf tidak mungkin untuk memprediksi, dia hanya perlu menunggu dan berharap keberuntungan saat balapan tanpa crash di kepala lagi.

Javier Coloma
Javier Coloma

Javier Coloma, seorang spesialis dalam oftalmologi dan bedah orbital, berbicara kepada media Cadena SER situasi Marc marquez, “Sejarah telah menunjukkan bahwa saraf rusak. Meskipun dia mendapatkan kembali penglihatannya, pemulihannya tidak lengkap. Kapanpun ada trauma (benturan) atau peradangan itu terjadi lagi (kambuh)… Karir Marc dalam bahaya karena dengan kelainan itu dia tidak bisa membalap di level tertinggi”.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: