Jorge Lorenzo: Martin Salah Satu Pembalap Paling Eksplosif, Tapi…

RiderTua.com – Jorge Lorenzo mengatakan Martin adalah salah satu pembalap paling eksplosif yang pernah dia lihat, namun Lorenzo masih ragu… Sejak pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2019, Jorge Lorenzo secara teratur menganalisa dan memberikan pendapatnya mengenai MotoGP kepada para penggemarnya di media sosial, seperti ayahnya. Meski karirnya sebagai pembalap aktif telah usai, juara dunia 5 kali itu tetap mengikuti event kejuaraan dunia balap motor dengan penuh antusias. Usai balapan perdana musim digelar di Qatar, rider asal Spanyol itu berbicara mengenai balapan.

Jorge Lorenzo: Martin Salah Satu Pembalap Paling Eksplosif

Ketika ditanya siapa favorit Kejuaraan Dunia tahun ini? Pemenang GP 68 kali itu menjawab, “Sangat sulit untuk menemukan favorit. Sekarang Suzuki memiliki motor yang sangat cepat. Itu belum pernah terjadi sebelumnya karena mereka memasang mesin in-line.”

Sekedar pengingat, selain Suzuki, hanya Yamaha yang menggunakan mesin in-line. Sedangkan merek lain (Honda, Ducati, KTM, Aprilia) menggunakan konsep mesin V4.Jorge Martin - Jorge Lorenzo- Ducati

Lorenzo menambahkan, “Suzuki telah membuat langkah besar dalam hal performa mesin. Hal itu patut dikhawatirkan pabrikan lain, karena Suzuki adalah yang paling lincah di tikungan. Jika kita memiliki banyak kekuatan dan performa menikung yang bagus, itu menjadi sulit bagi lawan.”

Pada tahun 2021, 4 dari 6 balapan terakhir berhasil dimenangkan Pecco Bagnaia di Ducati. “Ducati adalah motor terbaik di akhir musim. Namun, sepertinya mereka memiliki beberapa masalah dengan model 2022. Tentu saja, setiap merek memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing, jadi sulit untuk mengatakan motor mana yang terbaik saat ini,” tegas rider berusia 34 tahun itu.

Sebagai informasi, Lorenzo telah menunggangi berbagai merek selama karirnya. Yamaha pada 2008-2016, Ducati pada 2017-2018, dan Honda pada 2019, dia sangat terkesan dengan level performa tahun ini. “MotoGP masih merupakan kelas dengan kesenjangan terbesar. Sekarang jarak antara pembalap pertama dan terakhir hanya 1,5 detik per lap. Sekarang pabrikan mana pun dapat memenangkan balapan atau bahkan kejuaraan,” imbuh putra Chicho Lorenzo itu.

Dari sudut pandang pembalap, juara dunia MotoGP 2010, 2012 dan 2015 itu melihat ada 3 favorit untuk merebut gelar dunia 2022. “Marc akan melakukan pekerjaan dengan baik. Honda berhasil sepenuhnya didesain ulang. Dia mengatakan kepada saya bahwa itu belum optimal untuk gaya balapnya, tetapi dia akan segera menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhannya,” lanjut Lorenzo.

Mengenai Pecco Bagnaia (Ducati) dan Fabio Quartararo (Yamaha), Lorenzo berkata, “Pada akhir musim lalu, Fabio tampaknya lebih lemah dari Pecco, jadi Bagnaia tampaknya lebih difavoritkan.”

Lorenzo Ragu Apakah dia Bisa Fokus?

Lorenzo menyebut pembalap Pramac Ducati Jorge Martin sebagai pembalap yang bisa memaksimalkan motor, “Dia adalah salah satu pembalap paling eksplosif yang pernah saya lihat. Saya hanya ragu apakah dia bisa tetap fokus. Jika dia bisa melakukan itu, dia akan sangat berbahaya bagi yang lain karena bakat dan kecepatannya. Dia bisa memenangkan gelar Dunia,” pungkasnya.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives