Tes Mandalika Raul Fernandez Dihentikan, Menderita Masalah Penglihatan!

RiderTua.com – Tes Mandalika Raul Fernandez dihentikan, menderita masalah penglihatan.. Rookie Raul Fernandez tak melanjutkan hari terakhir tes Mandalika karena crash hebat dengan kecepatan sekitar 193 km/jam, dia mengalami benturan keras di kepala yang memberinya masalah penglihatan. Pada tes hari kedua, rookie dari tim Tech3 KTM itu mengalami crash yang cukup parah di sirkuit Mandalika. Di tikungan 12, Raul Fernandez terlihat jelas merasa kesakitan.

Meksi begitu, rider berusia 21 tahun itu tak ingin melewatkan tes pada hari Minggu. Namun sayang, pada tes IRTA terakhir, setelah melahap beberapa lap Raul kembali mengalami crash parah. “Saya tidak memiliki persepsi tentang kecepatan (Speed 300 km/jam merasa seperti hampir 600 km/jam. Makanya saya kebablasan berkali-kali, saya jatuh lagi ). Saya jatuh dan saya tidak mengerti mengapa..aneh, saya tidak tahu seberapa cepat saya melaju, itu sangat sulit, saya sedikit merasa sakit kepala. Saya pergi menemui dokter dan mereka menyuruh saya untuk berhenti, karena itu tidak aman bagi saya, ” kata rookie Tech3 KTM Factory Racing…

Crash Lagi, Raul Fernandez Tak Melanjutkan Tes Mandalika

Dengan nada kesal, Raul Fernandez berujar, “Saya merasa baik, satu-satunya masalah adalah saya tidak bisa membalap. Saat kita mengendarai motor MotoGP secara normal, tubuh kita dapat menangani kecepatannya. Ketika saya keluar di trek di pagi hari, saya tidak bisa menilai kecepatannya, jadi saya kembali crash karena saya mengerem terlalu lambat.”

Pada awalnya, rider asal Spanyol itu tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya. “Ketika saya pergi, saya tidak mengerti mengapa. Rasanya seperti saya mengerem pada titik pengereman yang sama,” imbuh Raul.

“Setelah crash, saya pergi ke Medical Center, di mana saya dirawat oleh dokter dari Clinica Mobile yang memeriksa kesehatan saya. Dokter mengatakan kepada saya bahwa, saya tidak dapat melanjutkan karena saya mendapat benturan keras di kepala. Itu terlalu berbahaya, meskipun saya merasa sangat baik di pagi hari. Tapi saya segera menyadari bahwa saya tidak merasakan kecepatan.”

Meski begitu, runner-up Kejuaraan Dunia Moto2 2021 itu sangat positif menilai proses belajarnya. Sejak tes pertama di Jerez pada bulan November, Fernandez telah berubah dari 1,8 detik menjadi 1,3 detik, meskipun gagal finis pada hari Minggu. “Kami menjalani fase tes yang bagus dengan lebih dari 200 lap di Sepang dan lebih dari 100 lap di Mandalika. Perasaan dengan motor dan tim Tech3 sangat bagus, kami tidak jauh dari pembalap pabrikan,” ujarnya.

“Sekarang saya membutuhkan 2 atau 3 hari libur sebelum saya dapat melanjutkan latihan. Saya siap untuk balapan awal musim. Sulit untuk mengatakan apa target saya untuk Qatar. Kami harus melihat dari balapan ke balapan. Tes tidak bisa dijadikan patokan tentang keadaan sebenarnya. Di kelas Moto2 juga, saya bukan salah satu pembalap pertama yang melakukan tes tahun lalu, tapi kemudian saya bertarung untuk memimpin di awal musim,” pungkas rekan setim Remy Gardner itu.

Ketika Raul menjelaskannya secara lebih rinci, itu benar-benar hal menakutkan… “Ini benar-benar aneh. Perasaan saya adalah bahwa saya merasa dua kali lebih cepat: ketika saya melaju 300 km/jam saya merasa seperti saya berada di kecepatan 600 km/jam dan saya tidak tahu kapan saya harus mengerem. Makanya saya melebar berkali-kali, saya jatuh lagi dan saya bilang: oke, saya tidak bisa membalap seperti itu, itu tidak aman”, alasan kenapa pembalap asal Madrid itu tak melanjutkan tes terakhirnya..

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: