Hanya Rossi dan KTM yang Sukses Melahirkan Talenta Muda Berbakat

RiderTua.com – Hanya Rossi dan KTM yang sukses melahirkan talenta muda berbakat dari akademinya sendiri… Ada banyak pembalap top yang bergabung ke Honda setelah meraup kesuksesan di Rookies Cup. Sebut saja Johann Zarco, Lorenzo Savadori, Danny Kent, Lorenzo Baldassarri, Stefano Manzi, Fabio Di Giannantonio, Joan Mir, Jorge Martin dan Xavier Artigas semuanya pernah masuk di posisi 3 besar Rookies Cup secara keseluruhan. Dan mereka semua melakoni balapan pertama mereka di Kejuaraan Dunia 125cc atau Moto3 dengan Aprilia, Derbi atau Honda. Dan bahkan, Raul Fernandez (runner-up Moto2 2021 dan kini membalap di Tech3 KTM) berada di peringkat 3 secara keseluruhan di ajang tersebut pada tahun 2016. Kini pada 2022, KTM akan diperkuat 4 pembalap akademi sendiri di Kejuaraan Dunia MotoGP dengan Miguel Oliveira, Brad Binder, Remy Gardner dan Fernandez. Sementara itu, VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi juga berhasil mempromosikan 4 pembalapnya ke MotoGP: Pecco, Morbidelli, Marini dan Bezzecchi. Kedepan Ducati dan Yamaha akan punya pembalap yang salah satunya bisa dari VR46 yang paling berbakat.. Di ‘akademi’ HRC, ada pembalap Moto2 Ai Ogura, Aprilia kerjasama dengan American Racing. Sementara PrüstelGP dan Intact juga telah menjalankan akademi muda selama bertahun-tahun, tetapi mereka belum berhasil..

Hanya Rossi dan KTM yang Sukses Melahirkan Talenta Muda Berbakat

BTW, Zarco, Martin dan Bastianini juga akan menunggangi Ducati di Kejuaraan Dunia MotoGP 2022, tiga mantan rookie Red Bull dan mantan pembalap pabrikan Red Bull KTM Ajo Moto3 Miller.Remy dan Raul Gantikan Petrucci dan Lecuona di KTM ?

Selain itu, sekarang banyak tim yang menjalankan akademi pembalap yang juga meraih kesuksesan. Hiroshi Aoyama bos tim Honda Team Asia telah mengembangkan pembalap dari Asian Talent Cup di Kejuaraan Dunia Junior, Kejuaraan Eropa Moto2, Moto3 dan Kejuaraan Dunia Moto2 selama bertahun-tahun. Di HRC, pembalap Moto2 Ai Ogura berharap suatu hari nanti akan menjadi pembalap MotoGP asal Jepang berikutnya setelah Taka Nakagami.

Pembalap top lain seperti Miguel Oliveira dan Raul Fernandez juga membangkitkan minat di pabrik-pabrik seperti Yamaha pada tahun 2021 meskipun ada kontrak KTM yang valid. Semakin banyak pabrikan dan tim yang diuntungkan dari berbagai program pengembangan pembalap muda. Di Ducati misalnya, 3 pembalap dari VR46 Riders Academy akan membalap pada 2022, yakni Bagnaia, Marini, dan Bezzecchi.

Setelah 1,5 tahun lalu beberapa kali gagal di sektor pembalap, Aprilia Racing secara rahasia membuat persiapan untuk membangun bakat-bakat made in sendiri untuk MotoGP dengan bantuan American Racing di Kejuaraan Dunia Moto2. Hal ini menyebabkan negosiasi dengan bakat Moto2 asal Amerika Joe Roberts.

Tim GP asal Jerman PrüstelGP dan Intact juga telah menjalankan akademi muda selama bertahun-tahun, tetapi mereka belum berhasil membawa pembalapnya ke Kejuaraan Dunia. Lagi dan lagi, pembalap muda di Jerman banyak yang salah dipilih atau gagal.

VR46 Riders Academy

Di sisi lain, VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi telah mempromosikan 4 pembalap ke Kejuaraan Dunia MotoGP, yaitu pertama Franco Morbidelli di 2018 (setelah memenangkan gelar Moto2 di Marc VDS Honda) dan 1,5 tahun kemudian pindah di Petronas-SRT-Yamaha. Dia melakukan debutnya di Monster Yamaha Factory Team di Misano bersama Fabio Quartararo pada 2021.

Jalan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia ke kelas utama juga cukup mulus. Murid Rossi kelahiran Turin itu menang di kelas Moto3 dengan Mahindra di GP Assen dan Sepang, kemudian memenangkan Kejuaraan Dunia Moto2 2018 dengan tim Sky VR46. Lalu dia balapan bersama Jack Miller selama 2 tahun di Pramac-Ducati, dan pada musim gugur 2021 dia memenangkan 4 balapan untuk tim pabrikan Lenovo Ducati. Dia menyelesaikan musim lalu sebagai runner-up.

Luca Marini sekarang memasuki tahun keduanya bersama Ducati, tapi kini dia bergabung dengan tim baru milik sang kakak Mooney VR46. Rekan setimnya adalah Marco bezzechhi, yang juga bergabung di VR46 Academy.

Daftar ini menunjukkan bahwa, legenda Yamaha MotoGP itu tidak keberatan bekerja sama dengan pabrikan lain. Karena dia sudah membiarkan jagoannya bergabung di Mahindra, Honda, Yamaha dan Ducati, serta Kalex di Moto2 dan KTM di Moto3.

Sejak KTM MotoGP Academy berdiri 2007, mereka berhasil membuktikan dirinya dengan cemerlang dengan banyaknya pembalap di lintasan balap. Ketika Johann Zarco memenangkan Rookies Red Bull Cup pertama, pabrikan seperti Yamaha dan Ducati kini semakin mengandalkan dukungan aktif dari Akademi VR46. Untuk pertama kalinya untuk tahun 2022, Yamaha memercayakan tim Mastercamp Moto2 yang didanai oleh pabrik di Jepang, dijalankan oleh skuad VR46.

Pembalap Akademi VR46

MotoGP

  • Pecco Bagnaia
  • Franco Morbidelli
  • Luca Marini

Moto2

  • Marco Bezzecchi
  • Stefano Manzi
  • Celestino Vietti Ramus

Moto3

  • Nicolo Antonelli
  • Andrea Migno
  • Alberto Surra

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives