Simoncelli Murid Pertama Akademi Rossi, Digantikan Morbidelli

RiderTua.com – Valentino Rossi dalam wawancara panjang dengan Graham Bensinguer (jurnalis Amerika yang tiba di ‘rumah’nya) berbicara tentang kematian Marco Simoncelli dan rencananya ke depan..  Pembalap pertama Akademi adalah Marco Simoncelli, saat mereka masih berlatih di Cava bersama Mattia Pasini. “Kematiannya di Sepang pada tahun 2011 sangat mengejutkan, juga karena saya terlibat dalam crash itu. Ketika saya melihat di gambar seperti apa jatuhnya, saya pikir ‘ini adalah bencana’ dan setelah satu setengah jam kami diberitahu bahwa dia sudah meninggal. Aku satu jam tanpa berbicara, hanya menangis dan tidak tahu harus berkata apa. Sudah 10 tahun tapi bagiku itu seperti masih kemarin,” kata Rossi. Ayah Franco Morbidelli juga meninggal di tahun yang sama, sehingga Rossi menawarkan untuk membantunya, sehingga ibarat setelah Simoncelli ‘pergi’, datanglah Morbidelli sebagai ganti muridnya..

Simoncelli Murid Pertama Akademi Rossi, Digantikan Morbidelli

Vale tidak akan berada di garis start untuk musim MotoGP tahun ini, tetapi Valentino Rossi terus menjadi pusat perhatian media. Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Amerika Graham Bensinguer, yang tiba di Tavullia, dia berbicara panjang lebar tentang kehidupan pribadi dan profesionalnya.

Pembalap pertama Akademi adalah Marco Simoncelli, saat mereka masih berlatih di Cava bersama Mattia Pasini. “Kematiannya di Sepang pada tahun 2011sangat mengejutkan, juga karena saya terlibat dalam crash itu dan itu menghancurkan. Sudah 10 tahun tapi bagiku itu seperti masih kemarin”.

Itu adalah tahun-tahun yang sulit bagi lingkungan VR46, karena ayah Franco Morbidelli meninggal di tahun yang sama. Valentino Rossi menawarkan untuk membantunya dan menempatkannya di bawah ‘keluarga’nya setelah menyadari bakat dan kemanusiaannya yang luar biasa. “Akademi lahir seperti ini, saya tidak terlalu memikirkan masa depan, saya hanya berpikir untuk membantu Franco dan juga saudara saya Luca. Awalnya hanya iseng saja, tapi kami sudah mengumpulkan hasil yang luar biasa, tahun depan kami akan memiliki empat pembalap di MotoGP”.

Para pembalap muda tumbuh dan menjadi calon juara,Rossi telah menutup karirnya dengan sembilan gelar. Sayang sekali untuk yang kesepuluh terlewatkan di 2015…

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: