Duh! Jelang Tes Sepang, Remy Gardner Mematahkan Pergelangan Tangannya

RiderTua.com – Remy Gardner mematahkan pergelangan tangan kanannya dua minggu sebelum tes Sepang (Red. Shakedown: 31 Januari – 2 Februari). Berita buruk bagi juara dunia Moto2 2021, Remy Gardner. Pembalap Australia itu tidak punya pilihan selain menjalani operasi pada hari Selasa untuk memperbaiki ‘retakan kecil’ di pergelangan tangan Sabtu lalu saat latihan motorcross. Pengumuman resmi datang dari Tech3 Racing, bahwa intervensi bedah dilakukan di Klinik Dexeus di Barcelona oleh Dr Xavier Mir dan hasilnya sukses (dipasang dua sekrup). Kini, Gardner akan beristirahat di rumah hingga Jumat depan, pembalap berusia 23 tahun itu akan memulai rehabilitasi pada pergelangan tangan kanannya, di mana tangan kanan yang bertugas betot gas motor.

“Setelah insiden saat sesi latihan motorcross pada hari Sabtu, Remy mengalami retakan kecil di pergelangan tangan kanannya. Dokter Mir mengoperasinya hari ini dan memasang dua sekrup. Operasinya berhasil dan pembaap kami akan memulai proses pemulihannya pada hari Jumat,” bunyi siaran pers singkat tim yang dirilis pada pukul 9.00 malam.

Gardner juga membagikan tentang kecelakaan itu di akun jejaring sosial miliknya, berharap cedera ini tidak mempersulit keikutsertaannya dalam tes Sepang berikutnya yang akan dimulai pada 31 Januari… “Patah kecil di pergelangan tangan. Operasi berjalan dengan baik. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya dalam beberapa hari ke depan,” tulis pembalap Tech 3 KTM Factory Racing itu.

Tentu saja, patah pergelangan tangan di pertengahan Januari (pra musim) tidak pernah menyenangkan bagi seorang pembalap yang akan menjalani debut di MotoGP. Remy telah merencanakan untuk geber motor barunya di Sepang dari 31 Januari hingga 2 Februari, memanfaatkan ‘Shakedown’ yang diselenggarakan oleh IRTA sehingga para penguji dari masing-masing pabrik dan rookie MotoGP akan berada di trek Malaysia… Dan beberapa hari kemudian, pada tanggal 5 dan 6 Februari, tes IRTA pertama tahun 2022 dijadwalkan di sirkuit yang sama, dengan semua pembalap MotoGP yang akan hadir.

Tidak kali ini saja, pembalap Australia itu sudah mengalami crash serius empat tahun lalu, tepatnya saat dia menyelesaikan tahun keduanya bersama Tech 3 di Moto2. Kejadian itu jauh lebih serius: Remy alami patah tulang tibia dan fibula kedua kaki di mana salah satunya dengan patah tulang terbuka, meskipun sempat berfikir pensiun, dia akhirnya nyalakan nyali dan pulih untuk memenangkan gelar Moto2 tiga tahun kemudian.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives