VR46: Stefano Manzi Resmi ke Superbike

RiderTua.com – Pembalap VR46 Academy Stefano Manzi akan resmi melakukan debutnya di Kejuaraan Dunia kelas menengah Superbike 2022 bersama tim Dynavolt Triumph (pabikan motor Triumph bekerja sama dengan Dynavolt Triumph dikelola oleh tim PTR dan Simon Buckmaster). Setelah beberapa penampilan wildcard tahun lalu, pembalap Italia itu siap untuk membalap penuh waktu bersama tim PTR Daytona 765.. Berita ini sebenarnya sudah bocor pada 12 Desember lalu, dan sekarang Manzi sendiri, dan kemudian tim PTR, mengkonfirmasi kesepakatan dan partisipasi tim Inggris dalam kejuaraan dunia Supersport dengan tampilan baru melalui siaran pers di media sosial. Manzi sudah mengenal motor barunya ( Triumph), setelah mengendarai motor tiga silinder pabrikan Inggris itu selama dua musim terakhir di Moto2. Manzi akan menjadi rekan setim Hannes Soomer (Estonia)..

Dengan ini menandai kembalinya tim PTR setelah setahun absen (PTR dengan Honda terakhir berlaga di Supersport pada tahun 2020). Tahun lalu mereka berkompetisi dalam kategori British Supersport, dengan peraturan baru diubah, (ukuran mesin maksimum sekarang ditetapkan pada 800 cc untuk tiga silinder).

Stefano Manzi

Pembalap Italia berusia 22 tahun mengatakan ini, “Saya senang menjadi bagian dari tim ini dan proyek ini, yang menandai kembalinya Triumph ke kejuaraan dunia. Saya sepenuhnya fokus pada latihan saya musim dingin ini sehingga saya 100% siap untuk musim baru ini. Saya tidak sabar untuk kembali ke trek dengan motor baru saya”.

Simon Buckmaster, Manajer

Manajer tim juga berbicara, setelah merekrut Soomer dari Estonia kemarin. “Kami sangat senang merekrut Stefano Manzi dari VR46 Academy untuk membalap bersama tim Dynavolt Triumph saat kami kembali ke World Supersport tahun ini”, katanya.

“Dia (Manzi) adalah prospek menarik yang telah menunjukkan level performa bagus di Moto2. Dia mencetak finis enam besar menjelang akhir tahun lalu, jadi dia dalam kondisi yang baik. Dia menyelesaikan beberapa wildcard WorldSSP, jadi dia paham dengan ban Pirelli dan, tentu saja, dia mengenal mesin Triumph (Moto2). Saya tidak akan mengatakan bahwa dia akan mengejutkan orang karena banyak yang sudah percaya dia akan menjadi pelopor yang baik dan itulah yang kami inginkan, untuk memperjuangkan kemenangan balapan dan gelar. Kami tidak sabar untuk memulai pengujian pada bulan Maret dengan Stefano, dan juga Hannes tentunya”.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page