Motor Miller Buat Rebutan Martin dan Bastianini

2

RiderTua.com – Satu kursi untuk rebutan tiga orang: Martin dan Bastianini ‘menginginkan motor’ Ducati milik Miller.. Setelah kemarin Martin menyatakan tujuannya untuk berada di tim pabrikan di 2023, kini Bastianini juga mendapat restu dari manajernya melalui GPOne untuk punya tujuan yang sama.. Jack harus membela diri dari serbuan Jorge Martin dengan motor GP22 dan Enea yang akan memakai motor GP21 yang sudah diperbarui.. Siapa yang akan bersama Bagnaia pada musim 2023. Miller memang masih calon kuat.. Namun para pembalap muda tidak tinggal diam mengincar kursi tim pabrikan jika mungkin. Bahkan Pecco juga belum aman, tiap tahun tak terduga, harus memperhatikan penampilannya, jangan sampai cedera dan absen, apalagi mengalami seperti Marquez yang pernah melewatkan semusim..

Kejuaraan MotoGP belum dimulai, tes pertama akan berlangsung sekitar dua puluh hari lagi, tetapi di mulai awal musim akan menentukan siapa kuat akan mendapatkan kursi panas di tim pabrikan.. Tahun lalu Ducati memutuskan untuk fokus pada pembalap muda dan menuai hasil pertama dengan cepat. Bagnaia benar-benar berkembang, Martin menunjukkan hal yang tepat pada debutnya dan Bastianini tidak jauh di belakang, meskipun motornya lebih tua. Oleh karena itu, di Ducati ada masalah banyaknya bakat muda namun hanya ada dua tempat di tim resmi.

Motor Miller Buat Rebutan Martin dan Bastianini

Paling tidak untuk saat ini, tampaknya hampir jelas bahwa Pecco posisinya paling aman. Pembalap Piedmont itu ingin tetap berada di zona merah dan Ducati telah melihat dengan jelas betapa berharganya dia di akhir musim. Dia adalah pembalap yang bisa diandalkan dan mudah untuk berpikir bahwa pembaruan kontraknya akan segera datang.

Masalahnya siapa yang akan bersama Bagnaia pada musim 2023. Miller memang masih calon kuat, dia pada tahun 2021, memenangkan dua balapan tetapi pada saat yang sama sangat tidak konsisten, naik turun dengan dua podium di dua balapan terakhir.

Namun para pembalap muda tidak tinggal diam mengincar kursi tim pabrikan jika mungkin.. dan Ducati tidak bisa mengambil risiko kehilangan Martin dan Bastianini, jika mengabaikan hasil mereka.. Jika lebih baik dari pembalap pabrikan sudah sepantasnya mendapatkan promosi, atau mereka mencari kursi pabrikan lain?…

Jorge Martin baru-baru ini menyatakan bahwa tujuannya untuk tahun 2023 adalah tim resmi, tidak mengherankan, dan itu sama dengan Enea Bastianini. Pembalap Spanyol itu akan kembali ke tim Pramac, sebagai batu loncatan bagi banyak pembalap sebelumnya.. Dengan Desmosedici 2022, yang benar-benar identik dengan pembalap resmi di awal musim, bukan tidak mungkin kini dia semakin pengalaman dan mengancam pembalap pabrikan.

Bestia di sisi lain, akan melakukan debutnya di tim baru Gresini, dengan motor 2021, meskipun dengan beberapa pembaruan penting pada motor. Balapan pertama tahun ini akan sangat penting untuk memahami keseimbangan kekuatan dan karena itu untuk mengetahui siapa yang dapat dipromosikan, Martin atau Bastianini? atau Miller tetap kokoh dan justru Pecco menurun?.. Semua perlu kita lihat mulai seri Qatar 2022..
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

2 COMMENTS

Leave a Reply