Gigi Dall’Igna: Tidak Hanya Mengikuti Keinginan Satu Pembalap Saja

RiderTua.com – Gigi Dall’Igna: Tidak hanya mengikuti keinginan satu pembalap saja… Bersama Francesco ‘Pecco’ Bagnaia dan Jack Miller, Tim Lenovo Ducati berhasil memenangkan Kejuaraan Dunia Tim. Selain itu, pabrikan asal Borgo Panigale itu juga berhasil merebut gelar juara konstruktor. Bagnaia juga mampu mempertahankan pertarungan gelar melawan Fabio Quartararo di kejuaraan pembalap hingga GP Misano-2 pada 24 Oktober. Namun pada akhirnya, rider Yamaha asal Prancis itu bersorak karena dialah yang keluar sebagai pemenang tahun ini. Jika Pecco gacor mulai awal musim, mungkin duel perebutan gelar akan terjadi hingga akhir musim.. Direktur balap Ducati, Gigi Dall’Igna berbicara tentang bagaimana tim pabrikan melakoni musim ini. Pada saat yang sama, pria asal Italia itu menjelaskan tujuan dan filosofi apa yang dia kejar. “Dall’Igna ingin membuat motor yang cepat untuk semua gaya balap yang berbeda”. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Gigi Dall’Igna: Tidak Hanya Mengikuti Keinginan Satu Pembalap Saja

Gigi Dall’Igna senang dengan musim ini karena para pembalap memberikan hasil yang kuat. “Sulit untuk menyebutkan satu hal yang membuat saya sangat bahagia. Tapi kami telah menciptakan situasi yang sama sekali berbeda. Menjelang akhir musim 2020, kami dikritik habis karena memutuskan berpisah dengan dua pembalap kami dan mengubah posisi.”

“Kami memiliki kekhawatiran sendiri, tetapi pada akhirnya semuanya berjalan dengan baik. Semua orang di Ducati melakukan pekerjaan yang solid dan kami memenangkan gelar konstruktor untuk kedua kalinya berturut-turut. Saya senang.”

Tapi selalu ada sisi negatifnya. Dall’Igna berkata, “Dalam fase penting musim ini menjadi jelas bahwa kami bisa memenangkan gelar. Pecco sangat kuat. Saya pikir satu-satunya masalah adalah, bahwa pada awal musim kami tidak memiliki gagasan yang jelas tentang potensi apa yang kami miliki.”

Bagnaia dan Miller bergabung dengan tim pabrikan dari Pramac Racing dan pertama mereka harus terbiasa dengan lingkungan baru. Itu juga merupakan situasi baru bagi Dall’Igna. Dia menegaskan, “Adalah normal untuk memiliki keraguan ketika kita memulai sesuatu yang baru. Tetapi kita harus mengendalikan keraguan ini karena kita harus memimpin tim dan tidak membiarkan ada kekhawatiran.”

Kekhawatiran dan keraguan Gigi menghilang. Karena dengan Miller, Bagnaia dan rookie Jorge Martin tiga pembalap mereka berhasil menang. Sementara Johann Zarco adalah salah satu favorit untuk waktu yang lama dan Enea Bastianini adalah pendatang baru yang luar biasa hingga di akhir musim.

“Tujuan saya adalah membuat motor yang tidak hanya memiliki satu pembalap yang cepat. Dulu, kami juga telah memenangkan balapan dengan banyak pembalap. Semua memiliki gaya balap yang berbeda. Ini adalah filosofi saya untuk tidak hanya mengikuti keinginan seorang pembalap. Saya lebih suka menggunakan statistik dan angka. Kemudian ketika kita memecahkan masalah, kita memecahkannya untuk semua rider dan bukan hanya untuk satu pembalap,” pungkas Gigi Dall’Igna.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page