Yamaha Ketakutan ‘Diancam’ Quartararo?

RiderTua.com – Apa yang akan ditawarkan Yamaha kepada Fabio Quartararo untuk meyakinkannya agar tidak lepas dan mau tanda tangan kontrak untuk 2023?.. Menurut media Prancis, melalui Lin Jarvis Yamaha berujar akan bekerja pada power motor dan top speed M1. Tapi tidak akan melakukan hal yang revolusioner, “Kita harus bekerja pada power, pada top speed.. Menurut saya bisa menjadi kombinasi mesin, elektronik dan aerodinamika. Jadi di sinilah kita akan mencoba berkonsentrasi,” kata Jarvis. Namun perlu digarisbawahi bahwa meningkatkan top speed jangan sampai merusak paket yang sudah bagus.. Yamaha mencoba untuk menjaga semua poin bagus pada paket motor saat ini jangan sampai rusak karena perubahan power, Lin Jarvis berujar, “Terkadang Anda bisa mengambil langkah besar ke depan (revolusi dengan upgrade power) dan merusak keseimbangan motor,” katanya.. Wah rupanya meskipun secara halus diancam Quartararo, Yamaha tetap pada filosofinya, kita lihat saja reaksi kubu Quartararao setelah tes Sepang. Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube

Yamaha Ketakutan ‘Diancam’ Quartararo?

Fabio Quartararo adalah Juara Dunia MotoGP baru jauh mengalahkan tiga pembalap Yamaha yang lain. Dari sana, pembalap Prancis itu berada dalam posisi yang kuat untuk mengingatkan para insinyur Iwata tentang fakta bahwa dia tidak akan dapat selamanya bisa mentolerir atau mengkompensasi kelemahan M1 yang lambat di trek lurus, khususnya, melawan Ducati yang tangguh. Dan dia bisa menggunakan posisi kuatnya ini dengan daftar keinginannya sebagai syarat untuk perpanjangan kontraknya.. Jika tidak, dia akan menawarkan jasanya di tempat lain (istilahnya ancaman). Argumen apa yang bisa digunakan Yamaha untuk bisa membujuk Quartararo agar menandatangani kontrak baru? Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube

“Semuanya terbuka (untuk tim lain),” kata Eric Mahe, manajer Fabio Quartararo tentang masalah kontrak 2023. Jelas Lin Jarvis yang akan mendapat tugas untuk mencoba menenangkan pembalapnya. Manajer asal Inggris itu ingin menghindari hal rumit sehubungan dengan pembalapnya, karena bukan masalah gaji tapi bersifat teknis, dan rumitnya ini berhubungan dengan filosofi Yamaha..

Yamaha menjanjikan perbaikan mesin, elektronik, dan aerodinamis

Jadi apa yang bisa Lin Jarvis tawarkan? Inilah jawaban Yamaha melalui Jarvis: “Poin fundamentalnya adalah mencoba untuk menjaga semua poin bagus dari motornya, untuk mencoba tidak merusak paketnya.. Terkadang Anda bisa mengambil langkah besar ke depan (revolusioner) dan merusak keseimbangan motor,” kata Jarvis.. Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube

Kemudian Lin Jarvis menegaskan intinya: “Tapi yang jelas, kita harus bekerja pada power, pada top speed, yang menurut saya bisa menjadi kombinasi mesin, elektronik dan aerodinamis. Jadi di sinilah kita akan mencoba berkonsentrasi”.

Melihat jawaban itu sepertinya tidak akan ada revolusi di Yamaha dan apa yang sudah dikerjakan Yamaha merupakan filosofi. Namun kita akan melihat pada 6 Februari di Sepang untuk tes pertama tahun 2022, satu bulan sebelum dimulainya seri Qatar yang dijadwalkan pada 6 Maret. Tes Malaysia akan menjadi momen penting bagi masa depan Yamaha-Quartararo di MotoGP… Lanjut atau pindah tim lain?

Related Articles

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives