Aleix: Grip Ban Belakang Pergi Entah Kemana

1

RiderTua.com – Aprilia kini sering masuk 10 besar dengan damai, namun Aleix Espargaro tidak melakoni balapan yang mudah di Misano. Meskipun hari Jumat dimulai dengan baik dengan menempati posisi ke-3 setelah dua sesi latihan bebas pertama. Rider Aprilia itu langsung masuk ke kualifikasi kedua dengan lap yang kuat di sesi ketiga. Pada akhirnya, pembalap berusia 32 tahun itu menyelesaikan balapan di posisi ke-7 di Misano. Sementara Aleix masih ingin meningkatkan peringkatnya di klasemen kejuaraan, sementara rekan barunya juga mulai membiasakan diri dengan RS-GP.. “Saya tidak punya cengkeraman yang baik pada ban belakang. Sepanjang balapan, saya kesulitan dengan itu,” keluh Aleix.

Aleix Espargaro: Tak Punya Grip pada Roda Belakang

Tapi kemudian segalanya menurun. Pada Sabtu sore, Aleix Espargaro menyatakan bahwa dia tidak dalam suasana hati yang baik. Hasilnya, rider asal Spanyol itu berada di posisi ke-11 di grid start. Dalam balapan dia naik empat posisi. Pembalap dari Tim Aprilia Racing Gresini itu juga diuntungkan dari kegagalan beberapa pembalap lainnya. Dan akhirnya Aleix mencetak 9 poin penting untuk klasemen kejuaraan secara keseluruhan.

Aleix Espargaro menyimpulkan, “Saya puas dengan poin yang kami capai, terutama karena kecepatan saya tidak terlalu luar biasa. Sayangnya, saya tidak punya cengkeraman yang baik pada ban belakang. Sepanjang balapan, saya kesulitan dengan itu. Mengingat komplikasi akhir pekan ini, penting untuk meninggalkan Misano dengan performa yang solid.”

Untuk menghadapi balapan di Portimao dan Valencia, peringkat 8 dalam klasemen itu memiliki satu tujuan lagi. “Kami tidak jauh dari 7 pertama di klasemen keseluruhan. Saya akan memberikan segalanya sampai balapan terakhir,” ujar pembalap ayah si kembar Max dan Mia itu. Aleix terpaut 23 poin di belakang rider Red Bull KTM Brad Binder.

Pembalap wildcard Lorenzo Savadori, mengakhiri balapan pada hari Sabtu. Pembalap asal Italia itu terjatuh pada latihan bebas ketiga, dan tulang selangka kanannya patah. Dia berhasil dioperasi pada Sabtu malam di Modena oleh Profesor Porcellini dan Dokter Catani. Tujuan Savadori adalah untuk turun di trek lagi di Jerez. Kemudian mengikuti program tes lagi.

1 COMMENT

Leave a Reply