RiderTua.com – Saat latihan bebas pertama pada hari Jumat di Spielberg, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mengatakan bahwa dia telah mengambil langkah besar untuk persiapan balapan pertama di paruh kedua musim. Pembalap Ducati itu tampil baik di kualifikasi dengan menempati posisi ke-2 di grid. “Di bagian terakhir paruh pertama musim saya mengalami sedikit masalah. Assen sangat sulit bagi kami di Ducati,” ujar Pecco Bagnaia menganalisis secara retrospektif. Pembalap asal Italia itu lebih senang dengan awal yang sukses untuk balapan pertama setelah liburan musim panas. Setelah mencatatkan waktu tercepat di FP3 dan tempat ke-2 di FP4, Pecco juga mengamankan tempat ke-2 di grid untuk GP Styrian. Tidak ada yang targetkan Ducati harus menang di Austria, itu yang menyebabkan dia lebih tenang.. “Di Qatar atau Mugello selalu dikatakan, ‘saya harus menang, Ducati harus menang'”… Akhir pekan ini timnya tidak mengatakan kepada pasukannya bahwa Ducati harus menang.
Pecco Bagnaia: Lebih Santai Ketimbang di Mugello
“Hari ini kami membuat banyak kemajuan dibandingkan kemarin, karena kemarin saya masih sedikit bermasalah dengan motor saya. FP4 adalah momen untuk menguji peningkatan ini dan saya sangat senang,” tegas pembalap berusia 24 tahun itu.

“Trek ini jelas lebih baik bagi kami ketimbang Assen,” kata Pecco Bagnaia sambil melihat Red Bull Ring yang punya lintasan stop-and-go sepanjang 4,3 km di Murtal.
“Kami bisa mengatasinya dengan lebih baik, menjadi kuat dalam fase pengereman dan menggunakan akselerasi kami. Bahkan jika kita melihat timesheet, sangat jelas dengan 4 Ducati di 6 teratas. Motor kami berjalan sangat baik dengan trek ini. Bisa jadi balapan besok kondisi cuacanya berubah. Sepertinya hujan, tetapi beberapa laporan cuaca hanya memprediksi hujan setelah balapan. Saya pikir, besok akan sangat sulit.”
Apakah ekspektasi para pembalap Ducati lebih tinggi akhir pekan ini, terutama karena 5 dari 6 balapan MotoGP yang digelar di Spielberg sejak 2016 telah dimenangkan oleh Desmosedici GP?
“Tentu saja. Tapi hal yang menyenangkan adalah, akhir pekan ini tidak ada yang mengatakan kepada saya bahwa Ducati harus menang. Misalnya di Qatar atau Mugello selalu dikatakan, ‘saya harus menang, Ducati harus menang’. Itu sebabnya saya sekarang sedikit lebih tenang dan bahagia,” tambah peraih peringkat ke-3 Kejuaraan Dunia itu sambil tersenyum.
Seperti diketahui, sejauh ini juara dunia Moto2 2018 itu masih belum bisa merayakan kemenangan di kelas premier. Di GP kandang di Mugello, dia mengubur peluang besar di awal ketika Pecco terjatuh saat memimpin balapan.






