Zarco Sang ‘Kolektor Medali Perak’

1

RiderTua.com – Johann Zarco masih belum bisa salto musim ini, namun dia bisa disebut sang ‘Kolektor Medali Perak’ dia langganan podium-2 (setara medali perak) sebanyak empat kali musim ini (Qatar-Doha-Le Mans-Catalunya). Dengan terpaut 14 poin di belakang pemuncak klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP Fabio Quartararo, Johann Zarco adalah pengejar pertama bagi rider pabrikan Yamaha itu. Sejauh ini, pembalap Pramac Ducati itu berhasil naik podium di lebih dari setengah balapan musim ini, tetapi tidak pernah berada di puncak. Sejak Quartararo menerima hukuman penalti tiga detik kedua di lap terakhir GP Catalunya karena baju balap yang tidak lengkap, dia merosot ke posisi 6. Begitu juga keunggulannya di klasemen Kejuaraan Dunia juga semakin mencair. Setelah melakoni 7 balapan, pembalap berusia 22 tahun dan pemenang tiga kali musim ini, unggul 14 poin dari rekan senegaranya Johann Zarco yang menempati peringkat ke-2. Potensi juara dunia tetap ada asal dia sekonsisten Joan Mir tahun lalu, meskipun hanya satu kali menang seri…

Zarco Sang ‘Kolektor Medali Perak’

Sepanjang karirnya, Juara dunia Moto2 dua kali itu belum pernah sekalipun memenangkan balapan di kelas utama. Tetapi Johann Zarco berhasil empat kali finis ke-2 musim ini.

Apakah Zarco akan mengikuti jejak Joan Mir, yang secara konsisten mendapatkan hasil terbaik bersama Suzuki di setiap balapan tahun lalu dan akhirnya mampu merebut mahkota juara dunia hanya dengan satu kemenangan?

“Tahun lalu, Joan Mir adalah contoh bagus dari jenis strategi ini. Tapi itu bukan strategi yang kami susun di awal pekan. Kami benar-benar berusaha melakukan yang terbaik untuk bisa menang. Tetapi saya dapat melihat bahwa kita masih kehilangan sesuatu,” kata rider berusia 30 tahun itu.

Di Montmelo, pembalap asal Cannes-Prancis itu terpaut 0,175 detik dari pemenang GP Catalunya pembalap pabrikan Red Bull KTM, Miguel Oliveira. “Beberapa mengatakan satu lap lagi dan saya pasti bisa menang. 24 ronde, saya pikir cukup untuk kami semua. Saya seharusnya sedikit lebih cepat di awal balapan, tetapi tidak,” imbuh Zarco.

“Jika hasil ini memberi saya start yang baik di akhir tahun, saya akan menjadi orang pertama yang senang dengan itu. Tapi kami jelas harus mewaspadai Fabio. Dia juga sangat cepat akhir pekan ini. Saya pikir tanpa masalah dengan baju balapnya, dia mungkin menunggu di belakang Miguel untuk menyerangnya. Tapi dia mendapat masalah, yang merupakan keuntungan bagi kami. Jadi hal terpenting saat ini adalah, mengumpulkan poin lebih penting ketimbang kemenangan,” pungkas pembalap Pramac Ducati itu.

1 COMMENT

Leave a Reply