RiderTua.com – El Diablo sukses kantongi rekor lima kali start dari posisi-1 berturut-turut (quintrick pole position). Ini belum pernah diraih pembalap lain sejak Marc Marquez (Honda) di musim 2014 (6 kali). Pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia MotoGP Fabio Quartararo, meraih pole position untuk kelima kalinya berturut-turut dalam balapan seri ke-7 musim 2021 GP Catalunya. Rider pabrikan Yamaha itu membuat jarak 0,037 detik dari pembalap start kedua Jack Miller (Ducati) di babak kualifikasi di sirkuit Montmelo dekat Barcelona. Di matanya, kunci sukses di Circuit de Catalunya adalah ban. Pembalap asal Prancis itu cepat dalam latihan, dengan semua kompon karet bundar Michelin. Meski begitu, dia mengaku masih bingung memutuskan akan memakai ban mana pada race hari Minggu nanti. Apakah BMW sudah ditulis nama El Diablo lagi setelah dia menangkan tahun lalu sebagai ‘Best Qualifier MotoGP 2020’? hanya diablo juga yang bisa merebut BMW milik Marquez (terakhir 2019)..
Quintrick Pole Position: El Diablo Saingi Torehan Marquez
“Saya merasa hebat dengan motornya. Di FP4 kami mencoba ban medium dan ban keras, keduanya bekerja dengan baik. Kami belum tahu, yang mana yang akan kami pilih. Feeling terhadap kedua ban sangat mirip dan catatan waktunya sangat bagus. Dalam kualifikasi saya masih memiliki ‘sesuatu’ di lengan saya, tetapi kemudian bendera kuning dikibarkan. Saya pikir kami akan melakoni balapan yang hebat, satu-satunya tanda tanya adalah ban,” ujar rider berusia 22 tahun itu.
“Tahun lalu, hampir semua pembalap menggunakan ban depan dan belakang soft. Ban tahun ini berbeda, konsistensinya jauh lebih baik. Dengan ban medium, saya masih bisa membalap dengan tinggi, 1:40 kali bahkan setelah melahap 24 lap. Jika sesi pemanasan pada Minggu pagi kering, saya akan melihat bagaimana kemungkinan dengan ban hard,” pungkas Fabio Quartararo.

Banyak pembalap yang mulai mengakui kecepatannya kali ini, dan berbondong-bondong berusaha menghentikannya.. Seperti Bagnaia, Binder yang paham kelemahan Yamaha adalah jika berada dibelakang akan sulit menyalip dan melarikan diri.. Menurut pembalap KTM itu penting bagi seseorang untuk menghentikannya sejak lap pertama, sehingga Fabio Quartararo tidak dapat segera melesat jauh melarikan diri. “Ini adalah satu-satunya cara untuk membuat segalanya sedikit lebih sulit bagi Yamaha,” kata Binder






