Pecco Tidak Berpikir Sudah Menjadi yang No.1 di Kejuaraan

0

RiderTua.com – Pecco Bagnaia tidak berpikir dia sudah menjadi yang no.1 di Kejuaraan Dunia, meski faktanya dia di puncak klasemen. Hal ini dia lakukan agar dia tidak merasa tertekan menjaga posisinya.. “Ini baru 4 balapan dan saya baru memimpin klasemen selama 25 jam,” candanya selama tes kemarin…  Pada balapan seri ke-4 MotoGP musim 2021 di Jerez-Spanyol, Ducati akhirnya berhasil memetik kemenangan pertama di musim ini dan dua pembalapnya berada di posisi ke-1 dan 2. Saat tes hari Senin di sirkuit Angel Nieto itu, Bagnaia berujar, “Saya yakin Ducati adalah motor terbaik.” Sejauh ini pembalap pabrikan Ducati itu puas dengan tes yang dia lakukan. Kini, Pemimpin Kejuaraan Dunia MotoGP baru itu sudah tidak merasakan tekanan. Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mengakhiri tesnya di Jerez setelah jam 3 sore (waktu setempat), dia berada di posisi ke-9.

Pecco Tidak Berpikir Sudah Menjadi No.1 di Kejuaraan

Rider berusia 24 tahun itu mengungkapkan bahwa, perasaan senang setelah berada di tempat pertama di klasemen kejuaraan dunia lebih besar ketimbang merasa kecewa karena harus menunggu meraih kemenangan pertama di kelas MotoGP. “Saya finis ke-2 di trek yang terbilang sulit bagi kami. Jadi kemarin adalah balapan yang hebat, saya sangat senang dengan hasilnya. Hari ini kami menyelesaikan pekerjaan untuk sementara waktu. Kami siap untuk bertarung di Le Mans,” kata pembalap murid VR46 Academy itu.

Saat Pecco ditanya tentang tes pada hari Senin di Jerez, dia menjawab, “Semenjak di Qatar, ada sesuatu yang masih belum oke. Di tes inilah kami berusaha mengatasinya. Kami berhasil menyelesaikan semua pekerjaan pengujian. Semuanya berjalan lancar. Menurut saya, kami juga meningkatkan kecepatan kami, kami cepat.”

Hingga hari ini, Juara dunia Moto2 2018 itu tidak merasakan tekanan sebagai pemimpin klasemen. Sambil tertawa Pecco berkata, “Ini baru 25 jam, saya harus terbiasa dengan hal itu. Tidak, selain hanya bercanda. Jujur, saya tidak memikirkannya. Itu masalah besar, tapi kami baru melakoni 4 balapan. Jadi sangatlah salah, jika sekarang saya berpikir kita sudah berada di tempat pertama di Kejuaraan Dunia. Saya tidak memikirkannya, sekarang saya hanya memikirkan balapan berikutnya. Bahkan menurutku, tekanan berada di tim pabrikan Ducati sangat membantu saya untuk tetap fokus dalam situasi tertentu.”

Dari penilaian Pecco, apakah Ducati saat ini merupakan motor terbaik? Pembalap berusia 24 tahun itu menjawab, “Saya yakin Ducati adalah motor terbaik. Saya cocok dengan segalanya dan bisa mengendarai motor dengan baik. Saya juga nyaman pada bagian depannya.”

“Tentu setiap motor memiliki kelebihan dan kekurangan. Keuntungan kami adalah sangat cepat, sangat kuat pada pengereman, dan sangat stabil. Mungkin sisi negatifnya adalah kami kurang traksi, saat saya melihat motor lain. Tapi kami sedang mengatasinya, hari ini kami mengambil langkah maju. Saat ini kami senang dengan motor kami dan menurutku, kami masih memiliki waktu untuk berkembang.”

Leave a Reply