Marc Marquez Datang, Pol Espargaro Gamang?

0

RiderTua.com – Marc Marquez dan Pol Espargaro yang dulu lawan sekarang menjadi kawan. Namun kedatangan Marc tidak membuat performa Pol meningkat, apakah dia gamang atau grogi?. Seri pertama Pol finis ke-8, seri kedua finis ke-13, ketiga tidak finis… Marc Marquez dan Pol Espargaro kini berbagi pit di garasi Repsol Honda untuk MotoGP musim 2021. Siapa yang menyangka jika kedua pembalap yang sama-sama berasal dari Spanyol ini pernah menjadi rival di masa lalu. Namun pada dua balapan awal musim di Qatar, Marc masih harus absen lantaran belum mendapat ijin dari dokter untuk kembali ke lintasan balap. Baru pada GP Portugal, mereka dipersatukan dalam satu pit.

Marc Marquez Datang, Pol Espargaro Gamang?

Saat comeback, Marc Marquez mampu start dari posisi ke-6 di grid dan berhasil finis di tempat ke-7 tepat di depan adiknya Alex Marquez (LCR Honda). Kembalinya pembalap berusia 28 tahun sempat bikin ketar-ketir lawan-lawannya. Sungguh comeback luar biasa setelah sekitar 9 bulan tak menunggangi motor MotoGP. Sementara itu, Pol Espargaro gagal finis lantaran sistem pengeremannya rusak.

Marc pun berkomentar mengenai rekan setim barunya itu. Dia berkata, “Mungkin itu bukan hasil yang kami inginkan untuk debut sebagai rekan satu tim. Tapi dalam kasus saya, saya pikir itu sangat positif. Jujur, saya tidak terlalu memperhatikan rekan setim saya. Karena saya punya pekerjaan yang harus dilakukan di pit. Tapi itu bagus. Kami bertukar ide dan semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.”

Pol Espargaro sependapat dengan Marc, dia mengatakan, “Keberuntungan tidak di pihak kami, tapi kami harus tetap positif. Jelas akan ada peregangan yang menghadang kita, di mana kita akan bergaul dengan lebih baik.”

Di masa lalu, Marc dan Pol tidak memiliki hubungan baik. Sejak kanak-kanak mereka sudah saling mengenal. Namun performa Marc di Kejuaraan Dunia lebih baik ketimbang Pol. Baru setelah Juara Dunia 8 kali itu naik ke kelas MotoGP, Espargaro mencapai kesuksesan besar di kelas Moto2.

Mengenai hal itu, Marc Marquez menjelaskan, “Ketika kami masih anak-anak, Pol selalu menang karena dia setahun lebih tua. Sejak saat itu, persaingan kami berkembang. Kini kita belajar satu sama lain. Rekan tim yang kuat membantu meningkatkan diri saya. Ini membantu saya memacu diri sendiri. Jika saya ingin menjadi nomor 1 di garasi, rekan setim adalah orang yang terlebih dulu harus dikalahkan.”

Dalam 3 balapan di awal musim, Pol Espargaro menempati peringkat 13 di klasemen Kejuaraan Dunia dengan 11 poin. Jelas, GP Jerez yang akan digelar pada 2 Mei mendatang sangat dinantikan rider berusia 29 tahun itu. “Sejauh ini semua lintasan yang telah kami lalui, tidak cocok untuk kami. Jerez menjadi titik awal di medan yang lebih bersahabat. Selain itu, Stefan Bradl dan tim penguji melakukan banyak tes di sana sehingga bisa mengumpulkan banyak data.”

Marquez menambahkan, “Kru saya tidak memiliki referensi di balapan Portimao kemarin. Ini berbeda dengan di Spanyol dan trek ini juga lebih mudah bagi saya setelah mengalami cedera. Apakah saya bisa melaju cepat? Itu tergantung bagaimana kondisi lengan saya. Kami masih harus sedikit menyesuaikan motor dengan gaya balap saya, karena sudah berubah.”

Leave a Reply