Joan Mir: Tidak Ada Peluang Melawan ‘Roket Darat’ Ducati

0

RiderTua.com – Joan Mir mengatakan bahwa tidak ada peluang baginya melawan roket-roket darat Ducati… Perjuangan Joan Mir untuk mengejar ketertinggalan tidak dibalas dengan podium, meski begitu sang juara dunia bertahan itu masih senang finis di posisi ke-4. Dia sempat kesal tak bisa melawan kekuatan dari pasukan Ducati. Hanya berjarak beberapa meter dari garis finis, Joan Mir digeser keluar dari podium pada balapan pembuka Qatar. Pembalap berusia 23 tahun itu saat memasuki tikungan terakhir di posisi kedua, keluar sedikit dari garis dan pada akhirnya dicegat oleh dua pembalap Ducati Johann Zarco dan Francesco Bagnaia, habis…

Joan Mir: Tidak Ada Peluang Melawan ‘Roket Darat’ Ducati

“Memang benar aku sedikit melebar. Biasanya, saya memiliki lebih banyak momentum. Saya sudah melihat garis finis, tapi powerku tidak cukup untuk melawan misil-misil Ducati ini,” kata Mir kesal karena saat itu dia baru saja berhasil menempati posisi kedua di lap terakhir.

Apa itu salah? Mir menjawab, “Tidaklah ideal jika saya menyalip Zarco. Saya seharusnya tetap berada di slipstreamnya untuk mengamankan tempat ketiga. Tapi ini awal musim dan saya tak ingin mengambil risiko. Saya berpikir, jika saya bisa menempati posisi kedua, itu bagus. Tapi saya tidak bisa membela diri.”

Sekali lagi, kecepatan balap (race pace) Suzuki GSX-RR terbukti bagus. Pada GP Qatar-1 musim ini, Mir berangkat dari posisi start ke-10 sementara rekan setimnya Alex Rins start dari posisi ke-9. Namun mereka berdua mampu menunjukkan kekuatannya di tengah balapan. Kedua pembalap Suzuki ini masuk 6 besar. Mir finis ke-4 sedangkan Rins ke-6.

“Itu adalah balapan yang sulit. Saya tidak pandai menyembunyikan perasaan dan saya marah pada hari Sabtu. Saya tidak berhasil mengatur catatan waktu yang baik di kualifikasi, karena itu sangat penting. Di sisi lain, sepertinya saya juga akan merasa nyaman di baris keempat grid saat balapan berjalan seperti ini,” kata Mir sambil bercanda.

Kecepatan Ducati Bikin Frustasi

Strategi pembalap asal Spanyol itu untuk menghadapi balapan berjalan hampir sempurna, dia menegaskan, “Saya mendapatkan kembali perasaan bagus pada motor, itu adalah temuan terpenting akhir pekan ini. Saya tidak ingin mengambil risiko terlalu banyak di awal dan berusaha keras di akhir. Penurunan daya cengkeram( grip) sangat tinggi di sini. Itulah mengapa penting untuk mengatur ban dengan benar. Secara keseluruhan, saya sangat puas.”

Tentu saja Joan Mir akan lebih bahagia jika naik podium. Tapi dia berkata, “Saya tahu, ada dua Ducati yang membuat kesal di belakang saya. Seberapa cepat mereka melewati saya membuat saya frustrasi.”

Melihat daftar top speed, Mir menempati posisi ke-13 dengan 349,5 km/jam di kualifikasi. Sementara Zarco mencetak rekor tidak resmi baru di FP4 dengan 362,4 kilometer per jam dan Bagnaia dengan kecepatan 355,2 km/jam. Perbedaan ini adalah salah satunya faktor penentu dalam balapan. Namun Yamaha sudah membuktikan bahwa top speed bukan segalanya..

Meski demikian, Mir tetap optimis mampu mengejar ketertinggalan. Dia berkata, “Kami masih memiliki peluang lain minggu depan.”

Balapan kedua musim ini juga akan tetap berlangsung di Sirkuit Internasional Losail. GP Qatar dimulai lagi pada 4 April pukul 00.00 WIB.

Leave a Reply